Suara.com - Setelah gagal dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta periode 2017-2020, putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), semakin gencar menampakkan diri di muka publik. Mengunjungi berbagai daerah dan menemui masyarakat kini menjadi rutinitasnya.
Apa yang tengah dilakukan AHY tersebut menimbulkan berbagai spekulasi banyak pihak, tidak terkecuali pengamat politik Lingkar Madani, Ray Rangkuti. Menurut Ray, AHY sedang dipersiapkan menjadi salah satu tokoh yang akan maju di Pilpres 2024 mendatang.
"Dia tidak akan berpikir 2019 jadi sesuatu yang terlihat mewah banget. Misalnya calon Presiden. Tapi beliau (AHY) memang dipersiapkan untuk pasca itu, 2024," kata Ray di kantor PARA Syndicate, Jalan Wijaya Timur, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2017).
Ray berpendapat, pada Pilpres 2024 yang akan datang, partai-partai akan kehilangan sosok calon pemimpin baru. Itu terlihat dari gerakan politik saat ini, dimana, partai-partai yang kini sedang bertarung tidak terlihat mempersiapkan diri untuk 2024.
"Paling PKB dengan pak Muhaimin. Saya pikir itu akan berakhir masa baktinya 2000 sekian. Jadi hampir semua partai kosong. Ya mungkin nanti PDI-P ada. Tapi belum tampak hingga kini," ujar Ray.
Pengalaman AHY di Pilkada Jakarta yang secara terus menerus dipupuk hingga kini, dan yang akan datang, akan menjadi modal bagi dirinya berkompetisi di Pilpres 2024.
"Artinya AHY sudah leading di Pilkada DKI Jakarta. Dia sudah sangat populer, naik ke Pilpres populer. 2024 mungkin tingkat popularitasnya tidak tertandingi. Itu yang ditargetkan," ujarnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris