Suara.com - Masjid Istiqlal berencana melakukan pemotongan hewan kurban hari ini, Jumat (1/9/2017), selepas Salat Ashar nanti, atau sekitar pukul 15.30 WIB. Waktu pemotongan hewan kurban ini dilakukan lebih cepat dari pada tahun lalu.
"Biasanya kita menyembelih selepas Isya, tahun ini kami mencoba selepas Ashar, dengan harapan pukul 20.00. Atau 21.00 bisa didistribusikan ke masyarakat," kata Kepala Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (1/9/2017).
Dengan demikian, kata Abu, daging yang didistribusikan bisa lebih fresh dan masyarakat yang menerima daging tidak terlalu malam.
"Kalau dulu, pas pemotongan selepas Isya, jam 1 malam baru bisa didistribusikan," katanya.
Abu menerangkan, ada 27 ekor sapi dan 26 ekor kambing. Jumlah ini lebih sedikit dibanding tahun lalu yang mencapai 32 ekor sapi.
"Tahu lalu itu kita bisa mendapat 6000 kantong, kalau sekarang mungkin sekitar 4000 kantong," ujarnya.
Nantinya, daging kurban ini akan didistribusikan ke RT, RW, Kelurahan, Masjid, Musala, Rumah Yatim, di sekitar Masjid Istiqlal. Sehingga, pembagian daging tidak dilakukan di Masjid Istiqlal.
"Kalau beberapa tahun lalu masyarakat di sini mengantri mendapat kupon sekarang dibalik, kami panitia masjid Istiqlal yang akan mendatangi langsung ke masyarakat," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka