Suara.com - Ratusan massa yang menamakan diri Sahabat Muslim Rohingya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Myanmar, Jalan H. Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2017). Kebanyakan mereka adalah para perempuan berjilbab.
Mereka mendesak pemerintah Myanmar untuk menghentikan segala kekerasan maupun genosida para Muslim Rohingya.
"Kami datang ke sini meminta Myanmar hentikan pembantaian Muslim Rohingya. Karena itu saudara kami, kaum muslimin," kata salah satu orator aksi, Senin (4/8/2017).
Mereka juga membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan 'Umat Bersatu Bebaskan Muslim Rohingya'.
Selain itu, poster - poster juga mereka bawa yang bertuliskan 'Tentara Muslim Bebaskan Muslim Rohingya'.
Sementara itu, ratusan aparat kepolisian turut melakukan penjagaan di depan Kedubes Myanmar. Kawat berduri pun telah terpasang di sekeliling gedung.
Selanjutnya untuk jalan menuju arah Haji Agus Salim untuk sementara juga ditutup dan dilaihkan menuju Jalan Yusuf Adhiwinata.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah