Suara.com - Ratusan perempuan di Arab Saudi memadati stadion King Fahd saat merayakan hari jadi ke-87 tahun kerajaan tersebut pada Sabtu (23/9/2017). Ini merupakan pemandangan langka mengingat selama ini kaum hawa di sana tak diperbolehkan masuk ke dalam stadion olahraga.
Aturan baru ini disambut gembira para perempuan, seperti Um Abdulrahman, seorang wanita dari kota Tabuk, misalnya.
"Kami berharap ke depan tidak akan ada batasan di pintu masuk stadion kami," katanya kepada AFP dikutip Channelnewsasia.
"Selama bertahun-tahun saya berharap perempuan akan diberi hak yang sama seperti laki-laki," ujarnya lagi.
Mereka yang baru pertama kali masuk ke stadion terlihat sangat antusias. Hampir semuanya mengenakan wig warna-warni di atas kerudung yang dipakai.
Media sosial juga dibuat heboh. Para lelaki menyebut ini merupakan momen "bersejarah".
"Sepertinya para perempuan membeli semua tiketnya!" cuit salah satu lelaki di Twitter.
Selama ini, stadion di Arab Saudi memang hanya diperuntukkan bagi kaum lelaki ketika ada pertandingan sepak bola atau pertunjukkan lainnya.
Arab Saudi memang dikenal memiliki pembatasan yang ketat terhadap para perempuan. Salah satunya, mereka juga tak diizinkan mengemudi kecuali telah mengantongi izin dari ayah, suami, atau saudara laki-lakinya.
Baca Juga: Manajer Leicester Kecewa Dikhianati Drinkwater
Namun, aturan kini sudah banyak berubah. Semua tak lepas dari program "Vision 2030" yang digagas Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan