Suara.com - Kasus Rachel Herliani (11) menjadi perhatian pemerintah Provinsi Jawa Barat. Rachel merupakan bocah asal Gang Lebak I, RT 3, RW 5, Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Bandung, yang menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh nenek tiri bernama Kosiah (69). Wajah bocah tersebut dicelupkan ke wajan berisi minyak goreng mendidih.
“Kami lagi sibuk nih, karena istri gubernur Jawa Barat mau datang,” kata ayah Rachel, Kusdinan, ketika dihubungi Suara.com, Rabu (11/10/2017).
Istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Netty Prasetyani, akan mengunjungi Rachel yang sekarang masih dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, akibat luka-lukanya, sore ini.
Kunjungan Netty ke rumah sakit untuk mengetahui kondisi Rachel setelah menjalani operasi pada wajah.
Selain itu, Netty akan memberikan santunan kepada Rachel. Santunan tersebut guna membantu meringankan biaya pengobatan.
Saat ini, Rachel membutuhkan dana untuk meng-cover biaya rumah sakit. Ketika dia masuk ke rumah sakit, dia menggunakan surat keterangan tidak mampu.
Kasus kekerasan tersebut terjadi pada akhir September 2017.
Menurut keterangan Kusdinan, motif tindakan nenek karena merasa kesal terhadap cucunya yang dianggap tak mau membantu menggoreng rengginang.
“Karena nenek tirinya kesal disuruh bikin rengginang, tapi Rachelnya ngeluh pusing terus dicelupin,” tutur Kusdinan.
Rachel tinggal bersama nenek tiri sejak berusia 1,5 tahun. (Maidian Reviani)
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan