Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno prihatin dengan kasus yang menimpa The Jakmania bernama Rizal Yanwar Saputra. Rizal meninggal dunia diduga akibat dianiaya suporter lain.
"Kami prihatin, turut berduka cita yang mendalam, tentunya kehilangan daripada suporter Persija," ujar Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Senin (13/11/2017).
Rizal anggota Jakmania Cikarang Raya wilayah Kecamatan Sukatani. Dia meninggal usai menonton pertandingan Persija melawan Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (12/11/2017), malam.
Ucapan bela sungkawa juga disampaikan Sandiaga lewat akun Twitter @sandiuno.
"Turut bersuka cita atas meninggalnya salah satu The Jakmania yang bernama Rizal Yanwar akibat kekerasan. Semoga amal ibadahnya diterima di sisinya."
Sandiaga berharap PSSI mengelola suporter di seluruh Indonesia agar jangan lagi jatuh korban jiwa.
"Saya juga ingin mengimbau agar para suporter bisa lebih ditata, lebih baik, tertib. Karena dari sebagian yang saya temui, mereka sudah sangat siap," kata dia.
Sandiaga mengatakan sebenarnya Persija memiliki manajemen yang baik dan modern.
"Kami prihatin, turut berduka cita yang mendalam, tentunya kehilangan daripada suporter Persija," ujar Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Senin (13/11/2017).
Rizal anggota Jakmania Cikarang Raya wilayah Kecamatan Sukatani. Dia meninggal usai menonton pertandingan Persija melawan Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (12/11/2017), malam.
Ucapan bela sungkawa juga disampaikan Sandiaga lewat akun Twitter @sandiuno.
"Turut bersuka cita atas meninggalnya salah satu The Jakmania yang bernama Rizal Yanwar akibat kekerasan. Semoga amal ibadahnya diterima di sisinya."
Sandiaga berharap PSSI mengelola suporter di seluruh Indonesia agar jangan lagi jatuh korban jiwa.
"Saya juga ingin mengimbau agar para suporter bisa lebih ditata, lebih baik, tertib. Karena dari sebagian yang saya temui, mereka sudah sangat siap," kata dia.
Sandiaga mengatakan sebenarnya Persija memiliki manajemen yang baik dan modern.
Komentar
Berita Terkait
-
Bobotoh dan Jakmania Wajib Baca! Marc Klok Kirim Pesan Tegas Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste
-
Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Dear Jakmania! Shin Tae-yong Pernah Dipecat 66 Hari Saat Jadi Pelatih Klub Ini
-
Curhat Trio Brasil Persija Usai Gagal Juara, Singgung Rekor dan Loyalitas Jakmania
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien