Suara.com - Enam orang tewas dan puluhan orang lagi cedera ketika pesawat tempur koalisi pimpinan Arab Saudi secara terpisah menyerang dua pasar terkenal di Yaman pada Sabtu (9/12/2017), kata warga dan petugas medis.
Satu sasaran, Pasar Khalakah, terletak di Kabupaten Nehm, sekitar 30 kilometer di sebelah timur-laut Ibu Kota Yaman, Sana'a, yang dikuasai gerilyawan Syiah Al-Houthi.
Di sana serangan udara menewaskan tiga orang, melukai puluhan orang yang sedang berbelanja dan membakar tiga mobil, kata seorang petugas medis di Kabupaten Nehm.
Petugas medis tersebut melalui telepon mengatakan kepada Xinhua, orang yang berjumlah lebih dari 20. Warga mengatakan pasar itu sangat penuh pengunjung pada siang hari, ketika serangan udara dilancarkan.
Pasar lain yang diserang berada di Kabupaten Zabid di sebelah selatan Kota Pelabuhan Laut Merah, Hodeidah, tempat satu orang tewas dan lebih dari 15 orang lagi cedera, kata petugas medis di provinsi tersebut. Ia juga mengatakan serangan udara dilancarkan pada siang hari.
Banyak toko hancur dalam serangan itu, tambah petugas medis tersebut.
Pada Sabtu pagi, Kantor Berita Saba, media yang dikuasai gerilyawan Al-Houthi, dan warga mengatakan dua serangan udara lagi pada malam hari ditujukan ke markas stasiun televisi satelit negara Yaman di Sana'a, menewaskan empat wartawan dan melukai seorang penjaga di gerbang gedung stasiun televisi tersebut.
Warga mengatakan sebagian bangunan stasiun televisi itu hancur.
Itu adalah yang paling akhir dari rangkaian serangan udara oleh koalisi militer pimpinan Arab Saudi, yang memerangi gerilyawan Al-Houthi dalam perang selama lebih dari dua-setengah tahun di Yaman. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo