Taman Ragunan masih terfavorit saat Lebaran (Suara.com/Risna Halidi)
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mengerahkan 100 personil di Kawasan Jakarta Selatan untuk mengantisipasi kemacetan pada libur Natal dan Tahun Baru 2018.
Kasudin Perhubungan Jakarta Selatan Christianto mengatakan sebanyak 100 personil ditempatkan dalam dua shift yakni Shift I pukul 06.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB dan shift II pukul 14.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB.
"(Petugas) Ditempatkan di titik rawan kemacetan mulai dari Kawasan Pintu utama Ragunan, Pintu barat Ragunan, Jalan Kebagusan raya, Traffic Light Cilandak Kko, Traffic Light Pancoran dan Traffic Light Kuningan," ujar Christianto saat dihubungi, Senin (25/12/2017).
Tak hanya itu, pihaknya juga menitikberatkan personil di kawasan Ragunan lantaran padatnya pengunjung.
"Taman Margasatwa Ragunan mulai dipadati pengunjung pada libur Natal, penempatan petugas untuk mengatur arus lalu lintas, mengurangi simpul kemacetan yang disebabkan kendaraan roda empat maupun roda dua pengunjung Ragunan, tak sedikit pula yang memakai jasa angkutan online dan umum," kata dia.
Christianto juga mengatakan kepadatan kendaraan bermotor juga terjadi di Jalan raya Harsono RM yang mengarah ke pintu masuk Ragunan.
"Arus lalu lintas arah Ragunan bahkan sempat padat merayap karena antrean masuk kendaraan," ucap dia.
Christianto juga menambahkan kepadatan juga terjadi lantaran beberapa angkutan daring roda empat yang menurunkan penumpang di depan pintu masuk Ragunan.
"Petugas pun, dengan pengeras suara, memberikan imbauan kepada mereka agar tidak berhenti di area pintu masuk. Petugas sudin perhubungan dan kepolisian juga terlihat berjaga-jaga di area tersebut guna mengatur lalu lintas. Keramaian ini dimulai sejak sekitar pukul 06.00 WIB pagi," tandasnya.
Kasudin Perhubungan Jakarta Selatan Christianto mengatakan sebanyak 100 personil ditempatkan dalam dua shift yakni Shift I pukul 06.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB dan shift II pukul 14.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB.
"(Petugas) Ditempatkan di titik rawan kemacetan mulai dari Kawasan Pintu utama Ragunan, Pintu barat Ragunan, Jalan Kebagusan raya, Traffic Light Cilandak Kko, Traffic Light Pancoran dan Traffic Light Kuningan," ujar Christianto saat dihubungi, Senin (25/12/2017).
Tak hanya itu, pihaknya juga menitikberatkan personil di kawasan Ragunan lantaran padatnya pengunjung.
"Taman Margasatwa Ragunan mulai dipadati pengunjung pada libur Natal, penempatan petugas untuk mengatur arus lalu lintas, mengurangi simpul kemacetan yang disebabkan kendaraan roda empat maupun roda dua pengunjung Ragunan, tak sedikit pula yang memakai jasa angkutan online dan umum," kata dia.
Christianto juga mengatakan kepadatan kendaraan bermotor juga terjadi di Jalan raya Harsono RM yang mengarah ke pintu masuk Ragunan.
"Arus lalu lintas arah Ragunan bahkan sempat padat merayap karena antrean masuk kendaraan," ucap dia.
Christianto juga menambahkan kepadatan juga terjadi lantaran beberapa angkutan daring roda empat yang menurunkan penumpang di depan pintu masuk Ragunan.
"Petugas pun, dengan pengeras suara, memberikan imbauan kepada mereka agar tidak berhenti di area pintu masuk. Petugas sudin perhubungan dan kepolisian juga terlihat berjaga-jaga di area tersebut guna mengatur lalu lintas. Keramaian ini dimulai sejak sekitar pukul 06.00 WIB pagi," tandasnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan