Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno berharap lomba renang di Danau Sunter bagian timur, Jakarta Utara, bisa digelar pada pertengahan Februari 2018.
Ia ingin menunjukkan pada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkait penataan Danau Sunter. Sandiaga akan ikut renang dalam ajang tersebut dan menantang Menteri Susi.
"Jadi nanti direncanakan selain dari pada lomba, saya (mau) lawan Bu Susi, bu susi rencananya paddling (mendayung), saya renang," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2018).
Acara untuk mempromosikan Danau Sunter di Utara Jakarta, kata Sandiaga, akan diikuti beberapa atlet renang nasional.
"Karena juga kedalaman danaunya delapan sampai 11 meter, walaupun terpantau baik, tapi harus memang orang profesional yang biasa berenang di open water swimming di perairan bebas," kata Sandiaga.
Politikus Partai Gerindra itu ingin acara tersebut melibatkan warga sekitar. Sandiaga mengatakan panitia acara akan dipimpin langsung Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad.
"Timnya di pimpin oleh wali kota Jakarta Utara dengan koordinasi dari Kadispora, kadis lingkungan hidup, dinas sumber daya air, serta Satpol PP juga," katanya.
Ia ingin Danau Sunter juga bisa menjadi tempat wisata yang dapat menjadi referensi banyak orang. Dan menjawab tantangan Menteri Susi.
"Fokusnya adalah bukan lombanya, tapi bagaimana DKI menjawab tantangan dari ibu Menteri untuk membuat waduk-waduk, danau-danau, situ-situ yang ada di wilayah DKI cantik, indah, dan bisa digunakan untuk kebaikan dan fasilitas utk masyarakat," kata dia.
Baca Juga: Sandiaga Uno: Jangan Kasih Kendor....
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan