Suara.com - Ratusan rumah tiga desa di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terendam banjir luapan air sungai setelah sebelumnya di beberapa wilayah Situbondo diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.
"Tiga desa yang terendam banjir luapan air sungai itu di antaranya, Desa Kumbangsari dan Desa Gadingan, Kecamatan Jangkar dan Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan di Situbondo, Sabtu malam, seperti dilansir dari Antara.
Ia menyebutkan, banjir luapan air sungai di Desa Kumbangsari tercatat sebanyak 425 rumah warga terendam banjir dan di Desa Gadingan sebanyak 15 rumah. Sedangkan di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih dilaporkan sekitar 20 rumah.
Selain ratusan rumah, banjir merendam sekitar 40 hektare lahan pertanian milik warga setempat.
"Kalau areal persawahan yang terendam banjir paling banyak di Desa Kumbangsari, yakni sekitar 40 hektare, sedangkan di Desa Gadingan tercatat 2,5 hektare yang terendam banjir," katanya.
Menurut Gatot, sebelum banjir luapan air sungai merendam rumah warga di tiga desa tersebut, di wilayah timur Kabupaten Situbondo sejak siang hingga sore diguyur hujan deras hingga air sungai desa setempat meluap dan merendam rumah warga serta areal pertanian.
"Luapan air sungai mulai masuk rumah warga, sekitar pukul 17.00 WIB dan sekitar pukul 21.30 WIB mulai berangsur surut seiring hujan juga reda. Sedangkan ketinggian air 30 hingga 50 cm atau setinggi lutut orang dewasa," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah