Suara.com - Petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung mengevakuasi ratusan warga yang terjebak banjir di kawasan pemukiman penduduk Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/2/2018).
Koordinator Humas dan Protokoler Kantor Basarnas Bandung, Joshua Banjarnahor mengatakan, Basarnas dibantu petugas gabungan lainnya berupaya mengevakuasi warga menggunakan peralatan khusus penyelamatan di air.
"Ratusan warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman oleh tim SAR gabungan," katanya.
Ia menuturkan, pemukiman warga di sejumlah kecamatan, Kabupaten Bandung dilaporkan terendam banjir akibat hujan deras dan luapan sungai, Kamis (22/2/2018) malam. Daerah yang terparah di Kecamatan Majalaya dengan ketinggian air yang cukup membahayakan warga.
"Wilayah yang terkena dampak terparah adalah wilayah Majalaya," katanya.
Tim gabungan sejak Kamis malam hingga Jumat pagi masih melakukan evakuasi warga juga menyusuri sejumlah tempat yang terdampak banjir.
"Dari semalam hingga pagi ini Kantor SAR Bandung masih terus melakukan asesment dan evakuasi terhadap warga yang terkena banjir," katanya.
Bencana banjir di Bandung tidak menimbulkan korban jiwa, hanya kerugian materi dan mengganggu aktivitas warga serta arus lalu lintas di wilayah itu.
Baca Juga: Jaga Amarah, Bertindak Kasar saat Berkendara Bakal Kena Denda
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut