Suara.com - Seorang ustadz bernama Abdul Rahman (53) ditusuk wanita yang diduga menderita gangguan jiwa usai menunaikan salat subuh, Minggu (11/3/2018) pagi.
Kepala Kepolisian Resort Depok Komisaris Besar Didik Sugiarto mengatakan, pelaku tersebut telah diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk dilakukan observasi kejiwaan.
"Pasca kejadian, pelaku diamankan oleh warga dan korban. Kemudian menginformasikan kepada polri dan polri datang bersama-sama masyarakat dan diamankan ke Polsek Sawangan. Saat ini pelaku dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk dilakukan observasi terkait kejiawaan," uja Didik Sugiarto, Minggu (11/3/2018).
Didik menuturkan hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara, pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Karenanya pihaknya melakukan observasi untuk mengetahui motif penyerangan terhadap ustadz Abdul.
"Karena hasil dari penyelidikan di TKP, kami dapat informasi dari masyarakat, bahwa ada perilaku yang dilakukan pelaku mempunyai kecendrungan tidak normal. Sehingga saat ini kepolisian melakukan langkah observasi kejiawan sebagai bahan proses lanjut.
Motif," sambung Didik.
Kata Didik, berdasarkan olah tempat kejadian perkara, pelaku dikenal masyarakat kerap melakukan salat di masjid.
"Hasil olah TKP, bahwa yang pertama, pelaku dikenal masyarakat karena tinggal di satu komplek ini juga. Pelaku sering menjadi jemaah di masjid ini baik subuh, zuhur, dan asar," ucap Didik.
"Pelaku beberapa waktu lalu ditegur korban karena perilakunya, suka memarahi anak-anak, dan meludahi orang lain. Kemudian tadi malam pelaku mendatangi rumah korban untuk bertemu. Saat ini masih di dalami tujuannya apa," kata Didik Sugiarto.
Tak hanya itu, Didik menceritakan kronologi pada saat kejadian, pelaku sudah lebih dahulu berada di dalam masjid sebelum korban datang bersama putranya. Dan saat melaksanakan salat subuh, pelaku tiba-tiba menyerang dengan senjata tajam.
"Waktu salat subuh, pelaku sudah ada di sini sebelum korban datang bersama putranya yang akan salat subuh di sini. Pelaku sudah duduk di teras. Menggunakan pakaian salat. Kemudian saat korban melaksanakan salat subuh ternyata pelaku membawa sajam berupa pisau diarahkan kepada korban. Korban diingatkan putranya, korban menoleh dan terkena senjata tajam di pipinya," jelas Didik
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam