Suara.com - Seekor ular piton dengan panjang sekitar 5 meter tiba - tiba mengejutkan pengendara motor yang kebetulan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di KM 3 Palembang, menjelang sahur sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu (27/5/2018).
Belum diketahui dari mana asal muasal hewan melata tersebut berada di jalan raya. Ular bercorak hitam coklat ini diperkirakan memiliki panjang 5 meter, berbobot lebih dari 50 kilogram dan ukuran badannya sebesar pergelangan tangan orang dewasa.
Dua pengendara motor yang kebetulan melintas di lokasi, nyaris terjatuh saat melihat ular yang tiba-tiba berada di depannya.
"Awalnya saya kira kayu, tapi tiba - tiba kepalanya bergerak. Kalau tidak mengelak, mungkin saya bisa jatuh," kata Mahmud (35) salah seorang pengemudi ojek online di lokasi.
Diduga suasana yang lengang dan sepi, membuat hewan tersebut keluar dari sebuah bangunan berpagarkan seng yang saat ini tengah masa pemugaran.
Bukannya takut, Mahmud ditemani Adji (27), pengemudi ojek online lainnya, justru nekat berupaya menangkap ular tersebut. Bobotnya yang berat, ditambah tidak memiliki alat yang cukup, membuat keduanya tak mampu menangkap ular tersebut.
"Ularnya masuk ke dalam saluran air yang ada di samping jalan. Bisa bahaya kalau hujan turun, airnya bisa penuh dan menghanyut ular itu ke pemukiman warga. Sulit untuk ditangkap karena berat badannya. Padahal lumayan kalau dijual (ularnya)," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China