Suara.com - Pemerintah Kota Malang menyediakan fasilitas angkutan mudik gratis. Total sebanyak 949 kursi dengan sembilan jurusan berbeda. Meliputi tujuan Sumenep, Pamekasan, Bojonegoro, Ngawi, dan Ponorogo.
"Pendaftaran dimulai 14 Mei sampai 6 Juni di Kantor Dinas Perhubungan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kusnadi, Sabtu (9/6/2018). Pendaftaran juga dilakukan secara daring di situs laman Pemerintah Kota Malang.
Mudik gratis digelar rutin saban tahun. Tahun ini jumlah pemudik meningkat sekitar 10 persen dibanding tahun lalu.
Mudik gratis ini disediakan untuk mencegah pemudik mengunakan sepedamotor. Terutama untuk mencegah kecelakaan di jalan raya. Fasilitas mudik gratis sekaligus menyediakan fasilitas yang aman dan nyaman. "Sekaligus menghemat biaya bagi para pemudik," katanya.
Program ini juga untuk mendukung upaya untuk menjamin keselamatan dan keamanan berlalu lintas.
Salah seorang pemudik, Abdul Salam mengaku bersyukur bisa mudik gratis. Sehingga biaya transportasi dihemat untuk kebutuhan berlebaran di rumah orang tuanya di Madiun. "Alhamdulillah, juga dapat kue lebaran," ujarnya. (Eko Widianto)
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Model Baju Lebaran 2026 Wanita, Tampil Anggun di Hari Raya
-
Kapan Mulai Cuti Bersama Lebaran 2026? Ini Aturan Resminya
-
Analisis Film Lebaran 2026, Mampukah Na Willa Mengulang Kesuksesan Fenomenal Jumbo?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Terjaring OTT dan Resmi Ditahan KPK, Kepala Pajak Banjarmasin Akui Salah Terima Janji Suap