Suara.com - Di balik kemenangan sementara calon Gubernur Jawa Barat nomor urut satu Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul Ulum, terdapat sosok para bobotoh yang setia mendukungnya. Bobotoh adalah sebutan bagi para pendukung setia tim Persib Bandung.
Ditemui usai memeriahkan acara di Posko Pemenangan Rindu, di Hotel Papandayan, Rabu (27/6/2018), puluhan bobotoh mengaku bahagia mendengar hasil penghitungan suara sementara Pilgub Jabar 2018.
"Itu kan perjuangan dari sebulan sebelumnya relawan kami semua mendukung rindu juara alhamdulillah bahagia," kata Gunawan Iskandar, salah satu pengurus bobotoh Bandung.
Dengan tegas Gunawan menolak apabila dukungan bobotoh kepada Emil berkat suruhan dari beberapa pihak. Ia mengatakan bahwa dukungan bobotoh murni dari hati.
"Itu mah urusannya langsung dari hati," tegasnya.
Alasan bobotoh untuk mendukung Emil menjadi Gubernur Jabar tak lain ialah karena nilai kedekatannya dengan bobotoh dan diklaim sebagai sosok penting saat Persib Bandung menjuarai liga Indonesia 2014 lalu.
"Karena dilihat dari latar belakangnya pak Ridwan Kamil ini memiliki sejarah dalam Persib juara dalam tahun 2014, dekat dengan bobotoh juga cinta ke persib, nyaah oge ka arurang (sayang juga ke kita) sebagai bobotoh," jelasnya.
Perwakilan bobotoh itu pun berpesan kepada Emil apabila sudah resmi menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat untuk tidak melupakan bobotoh yang selama ini berjasa mendukung secara penuh.
"Sing amanah, jujur, ulah hilap weh ka bobotoh (jangan lupa ke bobotoh)," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung