Suara.com - Aparat Polres Tangerang Selatan meringkus dua pelaku penganiayaan dan pembunuhan berencana dengan korban Iwan Wahyudi (39) di depan bengkel motor di wilayah Pagedangan, kabupaten Tangerang.
Kedua pelaku itu diketahui bernama Sutrisna dan Anwarudin. Kepada polisi, mereka mengaku dendam terhadap korban. Sehingga tega menghabisi nyawa teman sekerjanya itu.
"Motifnya sakit hati, pelaku dendam dengan sikap korban selama bekerja," kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, di Mapolres Tangsel, Kamis (5/7/2018).
Menurut dia, di hadapan penyidik, kedua pelaku mengaku sebagai rekan kerja korban di perusahaan pembuatan kasur di wilayah Curug, Kabupaten Tangerang.
"Karena korban sering mengintimidasi dan pelaku dendam," kata Kapolres.
Aksi pembunuhan sadis itu terjadi pada Senin (2/7/2018) sore di sebuah bengkel motor milik Nuryama. Saat itu, kedua pelaku sudah membuntuti korban semenjak keluar dari pabrik tempatnya bekerja.
"Korban berusaha mencari pertolongan hingga masuk ke bengkel motor. Di situ pelaku Sutrisna (eksekutor) menusuk korban secara membabi buta," ungkap Kapolres.
Dendam pelaku terhadap korban lantaran pelaku kerap dijelek-jelekan korban di hadapan atasan kerja mereka.
Akibat perbuatannya itu, keduanya dijerat Pasal 351 ayat 3, Pasal 338, 340 juncto Pasal 170 tentang penganiayaan berat hingga meninggal dunia dengan ancaman pidana penjara mati atau seumur hidup.
Baca Juga: Anak Kecewa dan Malu dengan Elvy Sukaesih
Dari kejadian itu, polisi menyita sejumlah alat bukti berupa pisau, motor pelaku dan pakaian pelaku serta korban yang terdapat bercak darah. (Anggy Muda)
Berita Terkait
-
Ditembak Begal Hingga Tewas, Saripah Dikenal Pekerja Keras
-
Sadis Bunuh Ibu Muda di Depan Anak, Ini Jenis Pistol Penembaknya
-
Picu Gelombang Pembunuhan di India, WhatsApp Buat Fitur Baru
-
Ditembak Mati Begal di Depan Anak, Saripah Tak Sedang Hamil
-
Sadis! Ibu Hamil Saripah Ditembak dan Ditusuk di Depan Anaknya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis