Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta kepada Kapolda Papua Inspektur Jenderal Martuani Sormin untuk rajin-rajin mengunjungi gereja di Papua.
Permintaan Kapolda ini, terkait sejumlah kejadian penembakan di wilayah Papua beberapa waktu lalu, yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
"Kapolda Papua kebetulan beragama Kristen. Saya minta rajin-rajin ke gereja. Insiden penembakan baru-baru ini, ini artinya Kapolda Papua harus betul-betul mampu bekerja menghadapi semua tantangan di situ," kata Tito Karnavian usai memimpin serah terima jabatan (sertijab) di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (20/08/2018).
Kepala Divisi Propam dan Mabes Polri Inspektur Jenderal Martuani Sornim kini menjabat sebagai Kapolda Papua menggantikan Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar.
Tito Karnavian juga mengimbau kepada para Kapolda yang baru saja dilantik untuk bisa melaksanakan tugas dengan baik.
"Ini yang membuat pertimbangan saya dalam menentukan pilihan kepada para perwira yang ditunjuk. Insya Allah sukses," tandasnya.
"Saya mengharapkan dukungan semua pihak agar para pejabat baru ini bisa melaksanakan tugas dengan baik dan diterima oleh publik. Saya akan awasi mereka, saya akan awasi," ujar Tito Karnavian mengulang pernyataannya.
Adapun pergantian jabatan sejumlah Kapolda se-Indonesia di antaranya adalah Kapolda Banten, Kapolda Lampung, Kapolda Jawa Timur, Kapolda Papua, Kapolda Sumatera Selatan, dan Kadiv Propam Mabes Polri.
Baca Juga: Gagal Dampingi Jokowi, PSI Dukung Mahfud MD Jadi Cawapres 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam