Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan pengalamannya menaiki kereta Mass Rapid Transit atau MRT saat melakukan uji coba. Anies menjajal kereta MRT dari Depo MRT Lebak Bulus sampai Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia.
Anies mengaku tidak merasakan goncangan seperti kereta KRL. Anies pun menyebut menaiki kereta MRT seperti menaiki eskalator berjalan.
"Pengalaman saya tadi ketika naik, satu hal d isini tidak terasa seperti naik kereta, karena goncangan minim. Rasanya seperti naik eskalator berjalan, rata kira-kira seperti itu," ujar Anies di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Kamis (23/8/2018).
Kata Anies terasa sangat lembut ketika menaiki kereta KRL.
"Jadi tidak ada goncangan tidak ada bumpy, terasa smooth sekali seperti naik eskalator berjalan seperti itu. Kalau dari sisi merasakan track seperti itu," ucap dia.
Meski demikian kata Anies suasana di dalam kereta sama seperti menaiki kereta KRL, karena berbincang-bincang dengan menggunakan bahasa Indonesia.
"Kalau sisanya ya sama penumpang warga Indonesi ngobrol pakai bahasa Indonesia lainya sama semua," tandasnya.
Saat menaiki kereta MRT, Anies didampingi masinis asal Jepang yakni Tetsuka San. Tetsuka kata Anies merupakan masinis yang sudah berpengalaman di dunia perkeretaapian. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berharap kereta MRT bisa beroperasi sesuai target yakni Maret 2019.
"Tadi saya bersama seorang masinis yang menemani namanya tetsuka san, usia 67 dan sudah 44 tahun mengelola kereta api. Dari ceritanya dia bilang ini salah satu kereta terbaik yang pernah dia gunakan. Karena itu kita bersyukur teknologi yang dipakai di sini yang terbaru dan kereta-kereta pun terbaru dan akan bisa dan mudah-mudahan akan bisa operasional sesuai dengan yang direncanakan," tandasnya.
Baca Juga: Richard Muljadi Jadi Trending Nasional, Kalahkan Asian Games
Saat uji coba kereta MRT Anies didampingi Direktur PT MRT William Sabandar, Duta Besar Jepang Untuk Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin