Suara.com - Manajemen PT TransJakarta menyatakan masih melakukan evaluasi terkait beberapa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus TransJakarta. TransJakarta masih menyelidiki kecelakaan tunggal bus TransJakarta di Jalan Kyai Tapa, Grogol Petamburan Jakarta Barat, yang menabrak separator dan merusak tiang jembatan penyeberangan orang Halte TransJakarta Sumber Waras.
Humas PT TransJakarta, Wibowo tidak berkomentar lebih lanjut perihal pengemudi yang terlibat kecelakaan tersebut. Ia mengungkapkan setiap perekrutan dan standar operasional pengemudi bus TransJakarta telah melalui sistem prosedur yang benar.
"Semuanya ada pola dan sistem," kata Wibowo, Selasa (25/9/2018).
Mengenai JPO Halte TransJakarta yang rusak akibat kecelakaan tersebut, Wibowo mengatakan pihaknya berencana memperbaikinya malam ini.
"Malam ini JPO Sumber Waras diperbaiki oleh PT TransJakarta. Waktunya tergantung tim teknis sarana dan prasarana," imbuhnya.
Sebelumnya, kecelakaan tunggal TransJakarta serupa juga pernah terjadi di Jalan Gatot Subroto dekat Polda Metro Jaya, Kamis (20/9). Sejumlah penumpang sempat di evakuasi dan dibawa ke RS Mintoharjo, Jakarta Pusat.
Pada kesempatan berbeda, pengamat Tata Kota dan Transportasi Universitas Trisakti, Nirwono Joga mendesak PT TransJakarta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengemudi. Tak hanya itu, sanksi tegas harus diberikan kepada setiap pengemudi yang melanggar, mengingat seringnya kecelakaan yang terjadi.
"Perekrutan pengemudi harus profesional lagi. Kemudian Transjakarta juga harus bertanggung jawab dan memberi perlindungan penuh kepada penumpang," ujarnya.
Seringnya kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta, menurutnya, akan membuat penumpang berpikir dua kali untuk beralih ke transportasi massal. Oleh karenanya, ia mendesak Transjakarta memberi jaminan keamanan bagi penumpang. (Antara)
Baca Juga: Bus TransJakarta Terguling di Gatot Subroto, Empat Orang Luka
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi