Suara.com - Kebakaran melanda Pasar Sederhana, Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (5/10/2018) malam. Dalam insiden ini dilaporkan sekitar 300 kios hangus dilalap api.
"Dari laporan sementara sekitar 300 kios dan jongko (terbakar)," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Ferdi Linggaswara, di lokasi kejadian.
Ferdi mengatakan, Damkar menerima laporan sekitar pukul 21.40 WIB melalui Emergency Call 113. Tak lama petugas langsung meluncur ke lokasi kebakaran.
Sekitar 17 unit mobil pemadam dibantu Damkar Kabupaten Bandung Barat dan PMI Kota Bandung diluncurkan untuk memadamkan api.
Menurut Ferdi, Damkar membagi para anggotanya ke dalam tiga tim. Pertama untuk pemadaman, kemudian tim isolasi supaya api tidak merembet ke bangunan-bangunan lain, dan terakhir tim evakuasi.
"Tim evakuasi dibantu kepolisian, TNI, dan Linmas. Kami melakukan evakuasi jiwa, benda, dokumen menjadi perhatian tim," ujar dia seperti dilansir Antara.
Proses pemadaman tergolong sulit, pasalnya struktur bangunan mayoritas berasal dari material mudah terbakar. Selain itu, embusan angin kencang membuat api dengan cepat merambat ke bangunan lain.
Tak ada korban jiwa dari kebakaran kali ini, namun dua petugas mengalami luka tak serius dan kembali bertugas memadamkan api.
"Sementara belum ada korban, hanya ada satu dua anggota kami yang terluka ketika memadamkan api. Itu biasa dalam tugas," kata dia pula.
Baca Juga: Mengenal Smart TV TCL, Ini Beberapa Kelebihannya...
Saat ini, kata dia, api sudah berhasil dijinakkan dan para petugas tengah melakukan pendinginan, khawatir api kembali membesar.
"Masih pendinginan, asap putih menandakan api telah over (hampir padam). Untuk penyebab masih dalam tahap penyelidikan kepolisian," katanya lagi.
Berita Terkait
-
Pasar Sederhana Bandung Kebakaran, Api Cepat Merambat
-
Ratna Sarumpaet Minta Maaf, Ridwan Kamil: Orang Bandung Pemaaf
-
Pecinta Drama Korea Harus ke Sini, Kecenya Bandung Little Seoul
-
Detik - detik Dikeroyok, Begini Klaim Ratna Sarumpaet ke Prabowo
-
Timses Prabowo: Ratna Sarumpaet Dikeroyok di Dalam Mobil
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk