Suara.com - Sejumlah wilayah di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten dilaporkan terkena banjir tinggi saat malam tahun baru 2019. Banjir diakibatkan hujan lebat yang terjadi sejak Senin (31/12/2018) siang merendam sejumlah wilayah saat malam pergantian tahun di Kecamatan Labuan.
Mengutip laman Bantennews.co.id, seperti di BTN Sentul, ketinggian air dikabarkan mencapai pinggul orang dewasa. Menurut Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto, banjir di sejumlah wilayah di Kecamatan Labuan memang selalu terjadi kala hujan terus mengguyur.
"Tadinya kami pikir air meluap karena perahu yang bekas tsunami kemarin menghalangi arus sungai, tapi sudah kita bersihkan," kata Indra, Senin (31/12/2018).
Tim gabungan dari polres, satbrimob, polairud, dan TNI mengevakuasi warga menggunakan perahu karet. Menurut warga, air tiba-tiba naik dalam waktu cepat sehingga mereka tidak bisa menyelamatkan diri.
Indra mengatakan, kawasan ini memang langganan banjir. Letaknya yang lebih rendah dibandingkan jalan raya membuat air dengan cepat mengalir ke kawasan tersebut.
"Nanti saya akan bicarakan dengan ibu bupati biar nanti direlokasi, jangan seperti ini," ucap Indra.
Selain di BTN Sentul, banjir juga melanda kawasan Teluk dan Pasar Labuan. Bahkan ketinggian air disebut sudah mencapai atap rumah.
Pada Rabu (26/12/2018) lalu, banjir juga terjadi di wilayah-wilayah tersebut. Hujan deras yang tak kunjung berhenti menjadi penyebabnya.
Saat ini korban banjir mengungsi ke rumah kerabat terdekat dan kantor kepolisian setempat. Selain itu, demi menghindari korsleting, listrik sengaja dipadamkan.
Baca Juga: BNPB Akui Kesulitan Evakuasi Korban Longsor di Sukabumi
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Pastikan Tahun Baru Semalam Berjalan Aman
-
Anies Ingin Nikah Massal Jadi Tradisi Setiap Tahun Baru
-
Sambut Tahun Baru, Warga Muara Angke Tonton Kembang Api dari Atas Tebing
-
Isi Malam Tahun Baru di Pinggir Laut, Rizal Armada : Bismillah Aja
-
Konser Tahun Baru di Bali, Krisdayanti Siapkan 2 Baju Spesial
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya