Suara.com - Polrestabes Bandung terus menelusuri jaringan pelacuran daring atau prostitusi online di wilayah hukumnya. Hal itu seiring dengan ditangkapnya empat orang yang diduga germo dan pekerja seks komersial yang masih remaja.
"Kita akan terus dalami dan telusuri praktik prostitusi melalui media sosial ini," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema, dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (9/1/2019).
Dalam pengungkapan bisnis prostitusi online ini, polisi berhasil mengamankan empat orang yakni IA, NA, SR dan FI. IA dan NA diduga sebagai germo dan telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara SR dan IA baru dimintai keterangan sebagai saksi.
SR dan FI merupakan PSK yang masih belia, keduanya diamankan di sebuah hotel yang ada di Kota Bandung. Sementara IA dan NA ditangkap di sebuah apartemen.
Dari keterangan sementara, bisnis pelacuran daring ini tidak menutup kemungkinan bahwa jaringan tersebut mencakup antarpulau. Selain itu, tidak menutup kemungkinan juga para tersangka akan bertambah.
" Masih didalami, apa cuma di Bandung atau antarpulau juga. Kita periksa untuk lebih tahu jaringannya, siapa saja yang terlibat," katanya.
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
Pihak Vanessa Angel Ngaku Kecewa dengan Jane Shalimar
-
Manajer Sudah Menunjuk Tim Kuasa Hukum Baru untuk Vanessa Angel
-
Bicara Kejujuran, Jane Shalimar Kecewa dengan Sikap Vanessa Angel?
-
Dibunuh Pria Misterius, Siswi SMK di Bogor akan Dimakamkan di Bandung
-
Tersandung Kasus Prostitusi Online, Vanessa Anggel Jatuh Sakit
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?