Suara.com - Seorang mahasiswa berusia 19 tahun ditemukan tewas di area asrama Universitas Bunda Mulia (UBM), Pademangan, Jakarta Utara pada Selasa sore (22/1/2019). Ia diduga bunuh diri dengan melompat dari lantai 12 asrama, meski polisi masih mendalami insiden tersebut.
Kapolsek Pademangan, Kompol Yulianty mengatakan bahwa RD, inisial pemuda itu, diketahui sebagai mahasiswa aktif UBM dan tinggal di asrama milik universitas swasta tersebut.
"Penyebab masih dalam penyelidikan," kata Yulianty menjelaskan peristiwa tersebut.
Ia juga menjelaskan pihaknya masih mendalami motif di balik kasus tersebut. Ia mengatakan, pada saat kejadian tidak ada mahasiswa lain yang melihat korban, meski kamera pengawas sempat merekamnya berjalan menuju lantai 12 asrama.
“Kalau dari rekaman CCTV, korban sendirian naik ke lantai 12. Jasadnya jatuh di area parkir,” kata Julianthy dalam keterangan tertulis yang didapat Suara.com
Hingga kini polisi belum bisa menyimpulkan RD tewas karena bunuh diri atau sebab lain. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi.
Jasad RD sendiri sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
“Dia asal Makasar, Sulawesi Selatan. Keluarga korban sudah diberitahu informasi ini,” tutup Yulianty.
Berita Terkait
-
Kalau Dunia Terasa Jahat, Tolong Jangan Balas ke Orang yang Gak Salah
-
11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot
-
Jembatan Cangar Ada di Mana? Sederet Tragedi di Balik Keindahan Wisata Pegunungan
-
Laki-Laki dan Beban Maskulinitas: Mengapa Angka Bunuh Diri Laki-Laki Begitu Tinggi?
-
Kemenkes Nilai Baliho 'Aku Harus Mati' Berisiko di Tengah Lonjakan Kasus Bunuh Diri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?