Suara.com - Polda Metro Jaya menggelar acara pisah sambut Kapolda Metro Jaya yang baru pada Jumat (25/1/2019). Irjen Pol Idham Azis yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya digantikan oleh Irjen Pol Gatot Eddy Pramono.
Acara tersebut digelar di Gedung Parkir Polda Metro Jaya sekitar pukul 09.00 WIB. Acara dipimpin langsung oleh Idham yang kini menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri.
Dalam sambutannya, Idham mengucapkan terima kasih sekaligus meminta maaf jika dalam memimpin Polda Metro Jaya terdapat beberapa kekurangan.
"Alhamdulillah kita sudah selesai melaksanakan semua rangkaian sertijab Kapolda dari kami ke Pak Gatot semua berjalan baik, aman, izinkan saya atas nama pribadi dan keluarga memohon maaf apabila selama kepemimpinan saya di Polda Metro Jaya ini kurang lebih 546 hari tepatnya 18 bulan, ada hal tidak berkenan, itu semua saya lakukan semata-mata Polda Metro Jaya bisa baik," ujar Idham.
Sementara, Gatot turut memberikan apresiasi kepada Idham selama menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. Gatot menilai Idham telah berhasil menjaga keamanan Jakarta.
"Tadi kita sudah dengar sambutan Pak Kabareskrim di mana beliau sudah dapat support yang besar dari kalian. 546 hari itu bukan waktu singkat beliau bisa mengamankan kota. Beliau berhasil dan beliau mendapat posisi Kabareskrim kita beri aplaus ke beliau," ujar Gatot.
Berita Terkait
-
Kecelakaan di Tol Cipularang, 3 Orang Tewas
-
Mutasi Sejumlah Perwira Tinggi, Idham Azis Jabat Kabareskrim Polri
-
Mendagri Tjahjo Kumolo Ditipu Emak-emak, Rugi Rp 10 Juta
-
Penumpang Kena Copet di Busway, Kartu Kredit Dikuras Hingga Puluhan Juta
-
Kemasan Teri Medan, Sindikat Ini Selundupkan Obat Gila "Yaba" Asal Thailand
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat