Suara.com - Akun Instagram bernama @tni_indonesia_update sempat membuat kehebohan, lantaran mengunggah tulisan mengancam akan menembak kaum muda yang mengkritik pemerintah. Setelah viral di media sosial dan menuai kecaman, akun itu mendadak dihapus.
Berdasarkan penelusuran Suara.com, Rabu (6/2/2019) pukul 17.00 WIB, akun @tni_indonesia_update tidak dapat ditemukan pada laman Instagram.
Saat kami berupaya menuliskan nama akun di kolom pencarian Instagram, justru muncul tulisan pemberitahuan bahwa halaman telah dihapus.
Padahal, akun tersebut telah mendapatkan verifikasi resmi dari Instagram, dan memiliki pengikut mencapai jutaan orang.
“Maaf, halaman ini tidak tersedia. Tautan yang anda ikuti mungkin telah rusak,atau halaman telah dihapus,” begitu bunyi pemberitahuan dari Instagram.
Akun @tni_indonesia_update sempat membuat heboh publik dengan unggahannya yang kontroversial. Dalam video yang diunggah pada Minggu (3/2) akhir pekan lalu, tampak sebuah tank yang sedang beraksi menembaki lawan.
Tank itu diumpamakan sedang menghabisi para PKI generasi baru dan pemuda yang gemar mengkritik kebijakan pemerintah.
“Sebaiknya para PKI dan generasi PKI baru serta pemuda-pemudi kritis di garis kiri. Dikumpulkan dalam satu gudang kemudian dijadikan sasaran tembak oleh Leopard. Aksi Yonkav 8 Narasingawaratama,” tulis akun @tni_indonesia_update.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Candra Wijaya menegaskan, akun tersebut bukan milik TNI AD meski administrator menyebut nama Batalyon Kavaleri 8/Narasinga Wiratama.
Baca Juga: Ilmuwan Dikejutkan dengan Penemuan Pulau Misterius
”Itu (akun) bukan milik TNI AD,” tegasnya ketika dihubungi Suara.com via WhatsApp, Selasa (5/2) sore.
Sementara Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Sisriadi, juga menegaskan akun Instagram itu bukan milik TNI.
"Tidak ada nama akun itu sebagai milik TNI. Kami berharap, setiap warga hanya mengakses segala informasi mengenai TNI melalui akun resmi kami, tni.mil.id," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Punya Rumah Makin Mudah, KPR BRI di Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan DP 1%
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Fenomena 'Ghosting' Rekrutmen: Ketika Perusahaan Menuntut Profesionalisme tapi Lupa Etika Dasar
-
Diaspora Indonesia Berburu Suaka AS Demi Menghindari Deportasi Massal Era Donald Trump
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
BRI Tegaskan Komitmen Pemerataan Layanan Perbankan di Daerah 3T Lewat Peran Aktif Mantri
-
Temui DPR, 18 Konfederasi Buruh Serahkan Bundelan Draf RUU Ketenagakerjaan Hasil Konsolidasi
-
Dari Pekerja Migran ke Pengusaha, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Bisnis