Suara.com - Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga, Djoko Santoso bersama para purnawirawan TNI dan Polri berziarah ke Makam Panglima Besar Jenderal Soedirman di kompleks Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, Semaki, Yogyakarta, Rabu (27/2/2019). Djoko Santoso tiba bersama para purnawirawan TNI/Polri pukul 09.00 WIB.
Dalam kesempatan itu, hadir pula mantan Gubernur Jateng Letnan Jenderal Purnwirawan TNI Bibit Waluyo.
"Zairah itu 'kan kulturnya bangsa Indonesia. Kami ziarah untuk mendoakan dan meminta kekuatan lahir batin agar kami bisa meneladani beliau," kata Djoko Santoso.
Menurut dia, yang dapat diteladani dari Panglima Besar Jenderal Soedirman, di antaranya semangat pantang menyerah dan komitmen untuk mencintai bangsanya.
Djoko berharap Pilpres 2019 tidak memicu konflik dan perpecahan antar anak bangsa. Masyarakat juga jangan sampai terprovokasi yang berpotensi merusak persatuan.
"Jangan karena pilpres kita pecah, jangan menimbulkan konflik, jangan terprovokasi karena kalau kita tidak bisa menjaga persatuan yang ketawa orang asing," katanya.
Sementara itu, Bibit menjelaskan bahwa agenda ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Prabowo Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI/Polri yang akan berlangsung pukul 12.00 di Grand Pacific Hall, Sleman.
"Ini adalah keluarga besar purnawirawan TNI/Polri dalam rangkaian Pak Prabowo menyapa. Pagi ini didahului ziarah ke makam Jenderal Soedirman. Beliau adalah Bapak TNI," kata Bibit.
Dalam acara yang akan dihadiri langsung oleh Prabowo itu, sebanyak 700 orang purnawirawan TNI/Polri di Daerah Istimewa Yogyakarta dan 900 purnawirawan TNI/Polri dari Jawa Tengah akan melakukan deklarasi dukungan terhadap pasangan Prabowo - Sandiaga.
Baca Juga: Tantang Prabowo Sumpah Pocong, Wiranto: Sudah Cukup Saya Komentari Itu
Berita Terkait
-
Pembelaan Sandiaga Disemprot Pedagang Ikan di Labuan Bajo
-
Takut Suara Menggelembung, Sandiaga Minta Awasi WNA Pemegang e-KTP
-
Tantang Prabowo Sumpah Pocong, Wiranto: Sudah Cukup Saya Komentari Itu
-
Dilaporkan 11 eks Kombatan GAM ke Polisi, Begini Tanggapan Sandiaga
-
Prabowo Jemput Habib Rizieq Pakai Pesawat Pribadi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret