Suara.com - Beberapa waktu belakangan ini, banyak anak muda yang makin peduli terhadap daerahnya. Di media sosial, mereka berani menyampaikan protes terkait jalan rusak di daerahnya, tentunya dengan cara yang kreatif yaitu menjadikan jalan jelek sebagai objek fotografi.
Cara mengkritik seperti ini memang tengah jadi tren di kalangan milenial. Sebelumnya cara serupa dilakukan di daerah Batumarta, Ogan Komering Ulu dan Pulau Rimau, Banyuasin di Sumatera Selatan. Kali ini, seorang netizen Rama Parasu Galunggung membagikan beberapa foto di jejaring Facebook yang bertujuan untuk mengkritik jalan rusak di daerah Lakbok, Ciamis, Jawa Barat.
Dengan mengandalkan model cantik para mojang di daerah setempat, foto-foto menghadirkan bagaimana mereka yang seolah-olah harus terbiasa dengan jalan rusak.
Tak hanya perempuan, para laki-laki pun juga turut serta jadi model foto yang ingin mengkritik jalan rusak di daerah mereka.
Foto-foto yang ingin mengkritik jalan rusak ini pun, kemudian ramai mendapat beragam tanggapan dari netizen.
''Keren anak milenial. Cara protesnya asik, berbobot tanpa koar2,'' komentar Ernaluv Nazeln Sasha.
''Asli keren. Namanya protes damai.'' Kata Ella Emilia.
Milenial yang mengkritik jalan rusak dengan membuat karya foto yang estetis ini memang tengah jadi tren. Bahkan di Ciamis, Jawa Barat sampai mengandalkan model cantik untuk berpose di jalanan yang rusak dan tak kunjung diperbaiki.
Baca Juga: Mobil Listrik Pininfarina Battista Masuk Daftar Mobil Tercepat di Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli