Suara.com - Pemilik Apotek bernama Heru ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa di rumahnya di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Curug, Depok pada Rabu (6/3/2019). Saat jasad lelaki paruh baya itu ditemukan, terdapat ceceran darah akibat luka di bagian kepala belakang korban.
Rina, karyawan apotek mengaku sudah mulai curigai setelah ditelepon istri Heru yang meminta kunci apotek.
"Saya telepon tapi tidak diangkat handphone bapak mau minta kunci apotek. Saya curiga dan tidak berani ke rumah tempat bapak (Heru) meninggal," kata Rina saat ditemui di lokasi.
Lantaran panggilan teleponnya tak diangkat oleh korban, Rina mengaku diminta sang istri untuk mengecek keberadaan korban di kediamannya. Merasa tak berani mendatangi sendirian, Rina pun mengajak Ketua RT setempat untuk mendampingnya ke rumah tersebut.
Rina pun merasa ada kejanggalan sesampainya di depan rumah korban.
"Saya enggak berani sendiri, saya minta pengurus RT setempat untuk menemani saya mengecek keadaan pak Heru. Sebab, di lokasi terdapat mobil terbuka, pintunya dan kunci gembok rumah sudah ada di bawah," kata dia.
Setelah masuk ke dalam rumah, Rina mengaku sudah melihat Heru dalam kondisi tak bernyawa. Dia pun mengaku syok saat melihat korban sudah dalam kondisi tewas.
"Selama ini yang saya tahu bapak tuh enggak ada riwayat sakit jatung. Hanya batuk-batuk biasa saja," katanya.
Asep, karyawan lain menceritakan soal kronologis saat Heru ditemukan sudah wafat. Saat ditemukan, Heru sudah tergeletak di lantai dan bersimbah darah.
"Iya jadi pegawainya mau ambil kunci katanya, terus temuin korbannya sudah tiduran meninggal dunia, ada darahnya juga," tutur Asep.
Baca Juga: 5 Potret Liburan Rina Zaelani, Kakak Syahrini Saat di Jepang
Setelah ditemukan tewas, sanak keluarga mengevakuasi jasad Heru ke rumah lain. Dalam kasus ini, keluarga pun menolak jasad Heru diautopsi oleh polisi. (Supriyadi)
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara