Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mendapatkan sambutan hangat dari pendukungnya di Yogyakarta dan di kota itu Prabowo bahkan menerima sumbangan sebesar Rp 39 juta, singkong, serta topi caping.
Sumbangan itu diperoleh saat Prabowo menggelar kampanye akbar di Stadion Kridosono, Senin (8/4/2019). Sumbangan Rp 39 juta itu dihimpun oleh Ketua Pelaksana Kampanye Terbuka, Letjen TNI (Purn) Langgeng Sulistyono.
Menerima sumbangan hingga puluhan juta, Prabowo terharu sekaligus memohon maaf.
"Terimakasih banyak. Bukan saya yang memberikan uang kepada rakyat, tetapi rakyat yang memberikan uang kepada saya. Mari kita rebut kemenangan tanggal 17 April," kata Prabowo.
"Pulang dari sini kita ajak tetangga kita, saudara kita untuk sama-sama kita jaga TPS. Hitung jangan sampai kekurangan dan kelebihan. Insyaallah rakyat menang," sambungnya.
Selain itu, Prabowo juga mendapatkan singkong dan topi caping. Dua barang itu diperolehnya dari 100 orang warga Kabupaten Gunung Kidul berjalan kaki menuju lokasi kampanye terbukanya.
Singkong menjadi simbol hasil tani warga Gunung Kidul yang kini dijual dengan harga murah dan topi caping diberikan sebagai tanda supaya Prabowo menjadi pemimpin yang dapat memberikan keteduhan bagi masyarakat.
Salah satu perwakilan dari 100 orang itu memberikan singkong dan topi caping dengan harapan Prabowo bisa menurunkan harga pupuk serta menstabilkan harga-harga hasil pertanian.
Mendengar harapan dari para petani, Prabowo dengan tegas mengatakan bahwa dirinya akan menjamin ketersediaan pupuk untuk seluruh petani di Indonesia jika terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024.
"Saya berjanji pupuk akan tersedia untuk para petani kita. Kalau perlu kita subsidi habis-habisan, uang rakyat harus dinikmati rakyat," tutup dia.
Berita Terkait
-
Prabowo Bersedia ke Korea Utara, Apakah Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Korut?
-
Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO
-
Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan
-
Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk
-
Jangan Anggap Remeh Meme Prabowo, Pakar Cium Aroma Perlawanan Senyap yang Bisa Meledak
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis