Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB
Foto sebagai ILUSTRASI: Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis bersama jajaran menteri dan pimpinan Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat (4/9/2026). (Dok Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden RI)
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu sore.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan rapat tersebut membahas strategi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan serta pemanfaatan energi dalam negeri.
  • Pemerintah berencana mendorong pengembangan bahan bakar nabati di atas B50 serta membahas kecukupan komoditas pangan strategis.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pimpinan lembaga untuk mengikuti rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu sore, setelah meresmikan rute baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai.

Jajaran pejabat negara itu tiba di Istana sekitar pukul 16.00 WIB.

Beberapa dari mereka antara lain Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, dan Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.

Kemudian, ada pula Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, saat ditanya wartawan sebelum masuk ruangan rapat, menjelaskan rapat akan membahas beberapa langkah pemerintah untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

“Hari ini kami akan melakukan rapat dengan Bapak Presiden terkait dengan beberapa langkah-langkah dalam rangka memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri kita,” kata Bahlil menjawab pertanyaan wartawan.

Bahlil melanjutkan kemungkinan dia juga akan melaporkan kepada Presiden mengenai rencana pengembangan dan pemanfaatan potensi energi di dalam negeri.

“Kita akan dorong untuk bahan bakar di atas B50 ya,” kata Bahlil menambahkan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan dirinya baru dapat berbicara lebih banyak setelah mengikuti rapat. Walaupun demikian, Zulhas -- sapaan populer Zulkifli Hasan -- tetap menjawab pertanyaan wartawan mengenai kondisi terbaru mengenai kecukupan sejumlah komoditas pangan strategis di dalam negeri.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com