Suara.com - Sosok Sandiaga Uno tetiba tak terlihat sejak siang menjelang sore hari setelah nyoblos, Rabu (17/4/2019). Teakhir, Sandiaga menyambangi para relawannya di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Di hotel ini, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga membentuk Pusat Forum Relawan untuk memantau jalannya Pilpres 2019. Para relawan tersebut bertugas memantau jalannya Pemilu 2019 melalui aplikasi ayojagatps. Tujuannya untuk mendapatkan laporan kecurangan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan tindakan mencurigakan lainnya.
Laporan tersebut disampaikan para relawan di lapangan melalui aplikasi ayojagatps atau pesan singkat WhatsApp langsung ke Pusat Forum Relawan Prabowo-Sandiaga. Selain itu, para relawan juga bertugas memberikan foto C1 Plano atau catatan hasil penghitungan suara di TPS untuk menjadi data hitung cepat atau quick count di BPN.
Setelah itu tak terlihat batang hidung Sandiaga.
Jumpa pers pertama yang dilakukan Prabowo sore hari. Prabowo Subianto mengungkap beberapa kecurangan yang membuat dirinya bersama Sandiaga Uno kalah dari Jokowi - Maruf Amin menurut hasil hitung cepat atau quick count.
Prabowo meminta kepada para pendukung untuk tidak terpancing dengan hasil sementara yang disampaikan oleh sejumlah lembaga survei. Pasalnya, Prabowo mengetahui jika pengumuman hasil lembaga survei hanya untuk menggiring opini kalau Prabowo - Sandiaga sudah kalah di Pilpres 2019.
Prabowo Subianto mengungkap beberapa kecurangan yang membuat dirinya bersama Sandiaga Uno kalah dari Jokowi - Maruf Amin menurut hasil hitung cepat atau quick count.
Prabowo meminta kepada para pendukung untuk tidak terpancing dengan hasil sementara yang disampaikan oleh sejumlah lembaga survei. Pasalnya, Prabowo mengetahui jika pengumuman hasil lembaga survei hanya untuk menggiring opini kalau Prabowo - Sandiaga sudah kalah di Pilpres 2019.
Jumpa pers kedua dilakukan Prabowo Sekira pukul 21.00 WIB. Prabowo berapi-api menyatakan dirinya menang 62 persen. Prabowo sujud syukur.
Baca Juga: Klaim Menang, Prabowo 3 Kali Takbir Ditutup Sujud Syukur
Bahkan Prabowo mengklaim itu berdasarkan hitungan real count di ribuan tempat pemungutan suara atau TPS. Prabowo didampingi pimpinan partai koalisi dan pendukungnya dari berbagai ormas dalam pidato itu.
Tag
Berita Terkait
-
Klaim Menang, Prabowo 3 Kali Takbir Ditutup Sujud Syukur
-
Kalah di Quick Count, Prabowo Ungkap Kumpulan Kecurangan Pilpres 2019
-
Jokowi - Ma'ruf Amin Menang Telak di Depok Markas Gerindra dan PKS
-
Hasil Akhir Hitung Cepat Litbang Kompas : Jokowi Ungguli Prabowo
-
Jokowi - Ma'ruf Amin Unggul di TPS Tempat Sandiaga Uno Mencoblos
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW
-
Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas