Suara.com - Tersangka gerilyawan sayap kiri menewaskan sedikitnya 15 polisi dan seorang pengemudi sipil dalam serangan ranjau darat terhadap dua kendaraan personel keamanan pada Rabu (1/5/2019) di Negara Bagian Maharashtra, kata kepolisian India.
Ledakan tersebut terjadi saat negara bagian itu merayakan hari pendiriannya.
Gerilyawan Maois, yang dikenal dengan nama Naxals, telah memerangi pemerintah di negara bagian tersebut selama beberapa dasawarsa, demikian laporan Reuters yang dilansir dari Antara,
Gerilyawan menyatakan mereka berperang demi rakyat yang tersisihkan dari "booming" ekonomi di negara ekonomi terbesar ketiga di Asia itu.
Pasukan keamanan menewaskan tak kurang dari 37 gerilyawan Maois tahun lalu di Gadchiroli, kabupaten yang sama tempat serangan pada Rabu berlangsung.
Berita Terkait
-
Suami Keranjingan PUBG, Pengantin Wanita Sampai Bengong di Pelaminan
-
Bikin Ngilu, Aksi Bek India Selamatkan Gawang dari Gol Berujung Tragis
-
Gelar Upacara 7 Bulanan, Kimmy Jayanti Tampil Memikat dengan Busana India
-
Demi 1 Suara, Petugas Pemilu India Buat TPS di Hutan Terpencil Penuh Singa
-
TPS Khusus Dibangun di Hutan Ini Hanya untuk Satu Warga
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan