Suara.com - Tak cuma menawarkan pengetahuan, aneka macam museum mengerikan yang mampu membuat pengunjungnya bergidik ngeri juga tersebar di seluruh dunia.
Beberapa contohnya adalah museum sejarah bedah, museum parasit, hingga museum yang mengoleksi alat-alat penyiksaan. Sembari berkunjung ke sana, travelers dijamin akan ikut mual atau seram melihatnya.
Salah satu museum aneh tersebut adalah Museum Whitby yang merupakan museum milik pribadi di Inggris.
Berisi aneka artefak dari zaman lampau, di museum ini kamu bisa menemukan potongan tangan manusia yang sudah mengerut dan dikeringkan dengan garam.
Dikutip dari Amusing Planet, tangan itu dulunya adalah milik seorang kriminal yang tewas karena dihukum gantung.
Meski begitu, tangan ini dinamai ''hand of glory'' atau tangan kejayaan dan dipercaya punya kekuatan mistis.
Hal ini dikarenakan masyarakat pada era tersebut masih percaya pada praktek sihir hitam, hal-hal gaib, dan perdukunan. Hand of glory merupakan salah satu yang diyakini dapat mengutuk korban agar tertidur atau tidak bisa bergerak.
Nama hand of glory juga diketahui memiliki akar kata mandragore, yaitu tanaman yang berhubungan dengan ilmu sihir dan dipercaya dapat membuat seseorang pusing, mual, muntah, berhalusinasi, hingga pingsan.
Tak heran, pada zaman itu hand of glory banyak diincar pencuri dengan tujuan agar mereka bisa membuat pemilik rumah tidak sadar dan aksi pencurian dapat dilakukan dengan lancar.
Baca Juga: Gemas dan Lucu, Yuk Intip Isi Museum Tinja di Jepang
Hand of glory yang ada di Whitby Museum sendiri merupakan satu-satunya artefak jenis tersebut yang tersisa dari zamannya.
Seram juga ya, travelers.
Berita Terkait
-
Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus
-
Robot China 'Invasi' Industri Logistik di Inggris, Bagaimana Nasib Pekerja Manusia?
-
Inggris Punya Dana Segar Rp96,64 Triliun untuk Prabowo Bangun Infrastruktur
-
Inggris Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Spanyol Buntut Darurat Nasional Kebakaran Hutan
-
Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Profil dan Peran Don Ritto dalam Kasus TPPU Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Horor dan Bikin Merinding! BabyMonster Rangkul Jati Diri di MV Lagu Moon
-
Mengenal 'Heat Dome' dan Bahaya Arsitektur Kuno: Alasan Gelombang Panas di Eropa Sangat Mematikan
-
Mobil Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau Menurut Pakar: 2 EV Under 200 Juta Kasta Setara Ioniq
-
XLSMART Sambut Putusan MK soal Kuota Hangus, Siap Hadirkan Layanan Seluler Lebih Transparan
-
Review Cashero: Menyajikan Konsep Heroik yang Unik dan Sangat Menghibur!
-
Isuzu Dukung Implementasi Zero ODOL Demi Keamanan dan Ketahanan Kendaraan
-
Anime Digimon Baru Resmi Diumumkan Jelang Anniversary ke-30, Tayang 2027
-
Dugaan Prajurit TNI Aniaya Brimob Hingga Tewas di Slipi, Mabes TNI: Pasti Diproses!
-
5 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Sesuai Review