Suara.com - Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Kampung Rambutan, Thofik Winanto menyebut wilayahnya bebas dari praktik calo. Thofik mengklaim pihaknya secara intensif sudah melakukan pengawasan untuk mencegah adanya oknum nakal tersebut.
"Kalau terkait dengan masalah calo, kami tidak ada, kami adanya karywan PO (Perusahaan Otobus)," kata Thofik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (30/5/2019).
"Nah untuk pengawasan calo ini, kami punya pengawsan khusus," Thofik menambahkan.
Thofik menerangkan, petugas PO yang berada di kawasan Terminal Kampung Rambutan dilengkapi dengan seragam. Selain itu, mereka juga disertai tanda pengenal atau ID card.
Meski demikian, Thofik mengimbau kepada seluruh calon penumpang agar membeli tiket ke petugas PO bus yang tersedia.
"Jangan terlalu percaya dengan tawaran-tawaran kepada jasa yang tidak menggunakan baju seragam operator," tegasnya.
Untuk diketahui, terminal Kampung Rambutan menyiapkan 200 unit bus tambahan untuk keperluan mudik lebaran 2019. Bus tambahan tersebut disiapkan guna mengantisipasi lonjakan penumpang jelang hari lebaran.
"Jumlah kendaraan yang kami siapkan tahun ini sekitar 1.017 kendaraan, dan kami siapkan 200 kendaraan tambahan," kata Thofik.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2019, Jalur Selatan Jabar Mulai Diberlakukan Satu Arah
Berita Terkait
-
200 Bus Disediakan untuk Angkut Pemudik di Terminal Kampung Rambutan
-
Buru Narkoba dan Pelaku Kriminal, Terminal Rambutan Dijaga Anjing Pelacak
-
Terminal Kampung Rambutan Sediakan RPTRA, Pemudik yang Bawa Anak Terbantu
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur
-
Sebanyak 14 Rest Area Tol Trans Jawa Siapkan Toilet Khusus Pemudik Difabel
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat