Suara.com - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengklaim masih banyak aspirasi yang menginginkan Megawati Soekarnoputri kembali menjabat sebagai ketua umum partai.
Menurutnya, aspirasi tersebut datang dari kalangan bawah atau wong cilik yang disampaikan oleh seluruh ketua DPD PDI Perjuangan dalam Rakernas IV di kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.
Meski begitu, kata Hasto, keputusan terkait jabatan ketua umum baru akan dibahas lebih lanjut saat Kongres V PDI Perjuangan.
"Ya nanti di dalam Kongres. Tetapi ada juga aspirasi dari seluruh ketua DPD PDI Perjuangan yang mohon kesediaan ibu ketua umum untuk berkenan memimpin kembali PDI perjuangan, itu suara arus bawah," kata Hasto, Rabu (19/6/2019).
Hasto mengatakan, berdasarkan aspirasi yang diserap dari suara arus bawah, mayoritas kader partai masih menginginkan Megawati sebagai ketua umum. Suara arus bawah tersebut, menurut Hasto, merupakan suara yang paling didengar dalam partai.
"Kalau suara arus bawah seperti itu. Tapi partai membuka seluruh panca indra politik kami karena kami meyakini kepemimpinan Bu Mega objektif, sangat kokoh menjaga ideologi Pancasila," ujar Hasto.
"Dan terbukti rakyat menerima kepemimpinan dari Ibu Megawati Soekarnoputri dengan PDI Perjuangan memenangkan dua kali berturut-turut," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Wajah Megawati Semringah Seusai Hadiri Rakernas IV di Kantor DPP PDIP
-
KPU Umumkan Jokowi Menang, Megawati Datang ke Istana
-
Kesal Ada yang Kelaim Menang Pilpres, PDIP Ungkap Ruang Rahasia Ini
-
Sandiaga Lesu saat Deklarasi Menang, Sekjen PDIP: Itu Suasana Kebatinannya
-
Asa Megawati: Mudah-mudahan Jokowi Teruskan Tugasnya Sebagai Presiden
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal