Suara.com - Adegan syuting Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah menjadi sorotan warganet, setelah video behind the scene (BTS) alias di balik layar syuting tersebut viral di media sosial.
Salah satu akun yang mengunggahnya ke Twitter yakni @MurtadhaOne.
Anies Baswedan tampak mengenakan kemeja putih bercorak dengan celana dan sepatu hitam di video tersebut.
Ia berdiri menghadap tiga tempat sampah di trotoar. Ketiganya memiliki warna yang berbeda-beda sesuai jenisnya: hijau untuk sampah organik, kuning anorganik, dan merah bahan-bahan beracun dan berbahaya atau B3.
Di dekat posisi Anies Baswedan berdiri, terdapat dua pria berseragam kemeja dan celana hitam.
Salah satu di antaranya membawa kamera, sedangkan yang lain terlihat membantu rekannya mengambil gambar Anies Baswedan.
Setelah menyorot Anies Baswedan dan kameramen, kamera BTS bergeser ke arah Anies Baswedan menengok.
Dua orang berseragam jingga khas petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), atau tenaga penyapu jalanan, melambaikan tangan ke Anies Baswedan sambil tersenyum.
Lambaian tangan itu dibalas oleh Anies Baswedan, kemudian video BTS berakhir di situ.
Baca Juga: Upacara HUT Jakarta Ke-492, Anies: Jangan Lupakan Akar Budaya
"Detik-detik Gubernur Jakarta dadah-dadah ke petugas PPSU
1... 2... 3... ACTION!" cuit @MurtadhaOne menyertai video BTS syuting Anies Baswedan yang diunggahnya.
Sejak dibagikan pada Kamis (20/6/2019) lalu, video itu telah disukai lebih dari dua ribu kali.
Seorang pengguna Twitter @fachryB mengaku menyaksikan langsung adegan itu. Ia menuliskan, "Ini kemarin sore. Saya ketemu doski di Station MRT HI. Jam pulang kantor."
Beragam komentar juga ditambahkan pada video tersebut. Mereka mengaitkan adegan syuting sang gubernur dengan aksi pencitraan.
Namun, belum diketahui pasti keperluan dari syuting Anies Baswedan dengan petugas PPSU itu.
Berita Terkait
-
Gaul Abis, Ibu Bersuara Rocker Nyanyikan Lagu Nirvana Langsung Viral
-
Bersandar di Eskalator Mal, Gadis Ini Nyaris Alami Patah Leher
-
Lima Kejadian Lucu saat Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK hingga Kamis
-
Menggigil Saat Upacara Sambut Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Membaik
-
Viral, Mal di Depok Ini Selalu Putar Lagu Indonesia Raya Setiap Mau Buka
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis