Suara.com - Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur juga sempat meninjau objek wisata geologi yakni Gua Batu Cermin.
Presiden bersama Ibu Negara Iriana Widodo meninjau tempat itu pada Kamis siang.
Saat Presiden dan rombongan tiba di pintu masuk kawasan Batu Cermin, kedatangan Kepala Negara langsung disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang telah menanti sejak pagi hari.
Kepala Negara kemudian memerhatikan sejumlah panel yang berisi informasi mengenai rencana pengembangan kawasan wisata itu.
Dalam panel tersebut, kawasan Batu Cermin dijelaskan akan memiliki pusat belanja kreatif Kampung Festival Labuan Bajo (Kafela), dengan segala pelengkapnya mulai dari area parkir, taman bermain anak, panggung terbuka, hingga pusat kuliner.
Kemudian Presiden dan rombongan berjalan menuju Gua Batu Cermin yang berjarak sekitar 300 meter dari pintu masuk.
Jejeran pohon bambu di sepanjang jalan menuju gua membuat cahaya terik menjadi sedikit lebih teduh hingga di bibir gua.
Siaran Pers dari Plt Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Chandra A. Kurniawan menjelaskan, Jokowi dan Iriana memasuki gua utama.
Keduanya menyusuri gua pembuka dengan jalur yang relatif luas dan mudah untuk dilalui. Beberapa pohon terlihat merambat dengan akar yang cukup besar menempel di dinding gua pembuka.
Baca Juga: Disinggung Munas Golkar, Jokowi: Saya Presiden, Bukan Ketum Partai
Di bagian tengah gua, terdapat satu ruang yang bisa ditempati hingga 15 orang. Di satu titik terdapat lorong buntu, dan di atasnya terdapat celah tempat sebongkah cahaya masuk.
Jika momennya tepat, cahaya yang masuk akan terefleksi pada dinding gua dan membentuk cermin alami yang menjadi asal muasal penyebutan nama Gua Batu Cermin.
Menurut siaran pers Kementerian Pariwisata, Gua Batu Cermin pertama kali mendapat perhatian dunia pada 1951 berkat penelitian arkeolog sekaligus misionaris asal Belanda, Theodore Verhoven. Pada jutaan tahun yang lalu, posisi gua ini berada di bawah permukaan air laut.
Ketika terjadi pergeseran lempeng bumi yang mengakibatkan gempa, terdapat beberapa wilayah di Pulau Flores yang tenggelam.
Sementara itu ada juga yang naik ke permukaan daratan, salah satunya adalah gua cermin tersebut.
Usai menyusuri gua selama sekitar 20 menit, Presiden dan Ibu Iriana pun keluar melalui pintu gua yang berbeda dari pintu masuk. Keduanya lantas melanjutkan perjalanan untuk santap siang, sebelum kembali ke Jakarta.
Berita Terkait
-
Tinjau Pulau Rinca, Jokowi Akan Integrasikan Kawasan Pariwisata di NTT
-
Kuasa Hukum Berharap Jokowi Mau Dengar Langsung Cerita Baiq Nuril
-
Beredar Daftar Bursa Menteri Muda Jokowi, Demokrat: Ada yang Belum Layak
-
Jokowi Targetkan Kembangkan Wisata di Labuan Bajo
-
Bappenas: Dalam Waktu Dekat Jokowi Bakal Umumkan Lokasi Ibu Kota Baru
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak