Suara.com - Satu korban tewas kebakaran truk tangki bensin Pertamina dan minibus di Tol Wijoyo Wiyono, Rawamangun, Jakarta, berhasil diidentifikasi oleh tim Kepolisian Resor Jakarta Timur. Namanya Piter.
Menurut Kanit Laka Polres Jakarta Timur, AKP Agus Suparyanto mengatakan nama lengkap lelaki itu adalah Peter Chrisyian Djaya, berusia 26 tahun.
"Data korban berhasil diidentifikasi melalui nomor pelat kendaraan yang ditumpanginya," kata Agus saat dihubungi, Minggu (21/7/2019).
Semua dokumen dan surat-surat terkait identitas korban hangus terbakar dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Kepolisian mencoba menelusuri identitas korban melalui nomor polisi kendaraan yang masih tersisa karena tidak hangus terbakar.
Dari hasil penelusuran didapatkan alamat pemilik kendaraan, lalu aparat kepolisian mendatangi alamat tersebut dan dibenarkan oleh pemilik rumah bahwa kendaraan tersebut milik korban Peter.
Korban Peter yang mengendarai Toyota Calya B 2230 TOW tercatat beralamat di Jalan Bekasi Timur IX Nomor 20 RT 007/RW 003, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Identifikasi berhasil dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB, lalu ditelusuri alamat rumah korban dan pada pukul 13.00 WIB jasad korban telah diambil oleh pihak keluarga dari RS Cipto Mangunkusumo.
"Jenazah sudah diambil oleh pihak keluarga siang tadi," kata Agus.
Sebelumnya diberitakan, sebuah truk tangki milik Pertamina terbakar di Jalan Tol Dalam Kota arah ke Cawang, Jakarta Timur, pada Minggu dini hari pukul 01.45 WIB.
Baca Juga: Tangki Pertamina Terbakar di Tol Wiyoto Wiyono, 1 Korban Tewas Misterius
Peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang tewas, yakni pengemudi truk tangki Pertamina, dan kernet truk, serta pengemudi minibus Toyota Calya. Adapun data korban pertama, pengemudi truk, Isep Abdurrohman, usia 35 tahun. korban kedua, kernet truk, Ahmat Waginyanyo, usia 23 tahun.
Api membakar truk tangki Pertamina dan satu mobil minibus Toyota Calya di Tol Wiyono, tepatnya di titik dekat Universitas Terbuka pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Insiden yang diduga terjadi karena kecelakaan lalu lintas itu menyebabkan bagian kepala truk jatuh dari jalan layang tol.
Pemadaman berlangsung kurang lebih selama dua jam, melibatkan 48 personel dan 12 unit pemadam kebakaran dari Sudin Gulkarmat Jakarta Timur dan Sudin Gulkarmat Jakarta Utara.
Kerugian materil dari peristiwa itu diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar. (Antara)
Berita Terkait
-
Pertamina Minta Maaf Truk Tangki BBM Terbakar di Rawamangun
-
Tangki Pertamina Terbakar di Tol Wiyoto Wiyono, 1 Korban Tewas Misterius
-
Studio Animasi Jepang Terbakar, 33 Orang Dipastikan Tewas
-
Kebakaran di Pasanggrahan Bintaro, 12 Unit Damkar Dikerahkan
-
Studio Animasi di Jepang Terbakar, Sejumlah Orang Tewas
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
BRI Percepat Transformasi Digital, Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS Tumbuh Pesat
-
Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global
-
Redam Bisingnya Bawah Jembatan Alun-alun Kota Bandung, Film "Dan Bandung" Rilis Clip Nuansa Syahdu
-
Review Drama Gannibal, Sisi Gelap Desa Kuge yang Menelan Banyak Korban Jiwa
-
Kisah Pedagang Ban di Matraman: Rugi Usai Lapak Dibakar Massa Bentrok
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Saham Perbankan dan Properti Harus Diwaspadai Investor
-
Tak Hanya Genjot Bisnis, Emiten LINK Perkuat Strategi ESG
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !
-
Kasat Narkoba Tangsel Terseret Kasus Narkoba, Dua Polisi Diproses Pidana