Suara.com - Rais Syuriah PCINU Australia Profesor Nadirsyah Hosen atau dikenal Gus Nadir, mengungkap satu benda yang selalu hadir di tengah pertemuan penting sejumlah tokoh negara.
Benda ini juga disebut-sebut menjadi saksi bisu dalam pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Rabu (24/7)
Hal tersebut disampaikan oleh Gus Nadir melalui akun Twitter miliknya @na_dirs, Kamis (25/7/2019). Benda yang dimaksud oleh Gus Nadir selalu hadir dalam setiap pertemuan besar.
Mulai dari pertemuan antara presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto hingga pertemuan Ketum Nasdem Surya Paloh dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Ketika Jokowi ketemu Prabowo, lantas Prabowo ketemu Megawati, disusul dengan Anies ketemu Surya Paloh, selalu ada satu benda yang ikut serta dalam pertemuan-pertemuan tersebut —seolah bagai saksi bisu yg menyelinap di antara mereka," kata Gus Nadir seperti dikutip Suara.com, Kamis (25/7/2019).
Meski demikian, Gus Nadir berkelakar enggan memberikan petunjuk benda apa yang dimaksud. Ia mengaku hanya dirinya dan Maman Suherman atau kerap disapa Kang Maman yang mengetahuinya.
"Hanya saya dan kang @maman1965 yang tahu jawabannya," ungkap Gus Nadir.
Pernyataan Gus Nadir tersebut dibenarkan oleh Kang Maman. Ia memberikan jawaban singkat melalui akun Twitter miliknya. "Iya," jawab Kang Maman singkat.
Cuitan Gus Nadir ini langsung menarik perhatian warganet. Banyak warganet yang penasaran degan benda penting yang dimaksud oleh Gus Nadir.
Baca Juga: Diingatkan KPK, BPIP: Megawati akan Laporkan Lukisan Pemberian Prabowo
Kebanyakan warganet menduga benda yang dimaksud oleh Gus Nadir adalah sebuah sisir. Namun tidak ada klarifikasi dari Gus Nadir maupun Kang Maman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura