Suara.com - Natalia Basova (27) tewas di hadapan anaknya setelah ditikam bertubi-tubi oleh mantan pacarnya yang terbakar cemburu.
Insiden apes itu terjadi di taman bermain Ramenskoe, Moskow, Rusia pada Rabu (25/7/2019).
Dari rekaman CCTV, tampak Artem Shustov (38), mantan kekasih Natalia tiba-tiba mendekat ke taman bermain.
Ia menghampiri mantan pacarnya yang tengah melihat anaknya, Alexandra asyik bermain.
Tak lama, Artem langsung mendaratkan tamparan ke pipi Natalia lalu menikamnya dengan pisau sebanyak 20 kali.
Dikutip dari laman Mirror.co.uk, melihat peritiswa mengerikan itu, para orangtua bergegas menyelamatkan anak-anak mereka dari taman bermain. Sementara korban berusaha keras untuk melarikan diri, namun gagal.
Natalia tersungkur ke tanah, ditinggalkan tersangka yang melarikan diri. Sementara Alexandra hanya bisa meratapi kepergian ibunya.
Peristiwa yang dialami Natalia itu menjadi kasus pembunuhan yang mengejutkan di Rusia. Seorang saksi mengatakan bahwa tersangka pergi ke hutan mengendarai mobil sewaan warna putih.
"Awalnya mereka saling berteriak. Kemudian tersangka menampar wajahnya dan menikamnya lagi dan lagi. Dia kembali ke mobil putihnya dan pergi," kata saksi tersebut.
Baca Juga: Mayat Perempuan Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Tepi Sungai
Setelah kejadian, polisi langsung memburu Artem Shustov sampai berhasil menangkapnya beberapa jam kemudian.
Dilaporkan, pria itu cemburu dengan Natalia Basova yang memutuskan dirinya karena ingin memulai hidup baru. Untuk itu, ia melampiaskan kekesalan dengan cara membunuhnya.
Kini sepeninggal Natalia, teman-temannya hanya bisa mengenang kebaikan wanita cantik itu.
"Suatu hal yang mengerikan terjadi hari ini. Natalia tidak bersama kita lagi. Kamu akan tinggal di hatiku selamanya, sahabatku tercinta," kata teman Natalia Basova.
Berita Terkait
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral
-
Ulasan Malice: Ketika Iri Hati Menjadi Alasan untuk Membunuh
-
Ulasan Pelukis Bisu dan Rahasia Kelam di Balik Sebuah Pembunuhan
-
Rekaman Dramatis Kompleks Pabrik Kimia di Rusia Meledak, 7 Orang Tewas 152 Luka-luka
-
Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar