Suara.com - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menargetkan kontingen Indonesia bisa membawa dua medali emas dari total 33 cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade Tokyo 2020.
Ketua KOI, Erick Thohir berharap capaian luar biasa di Asian Games 2018 lalu bisa menjadi motivasi tersendiri bagi kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.
"Saya berharap, keberhasilan yang luar biasa di Asian Games 2018 dapat terulang kembali di (Olimpiade, red) Tokyo," kata Erick saat ditemui di Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (28/7/2019).
Terkait target medali, Erick mengungkapkan Indonesia paling tidak menargetkan pencapaian lebih baik dari Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Kala itu, Indonesia meraih dua medali emas.
"Kita harus lebih dahulu duduk dengan cabang olahraga (cabor). Kalau saya maunya dua emas," ungkap Erick.
Erick menambahkan, bulutangkis dan angkat besi masih menjadi cabang andalan Indonesia untuk meraih medali emas.
Pasalnya, atlet-atlet Indonesia dari dua cabang itu telah lolos kualifikasi untuk tampil di Olimpiade 2020.
"Dari bulutangkis dua (medali emas, red), angkat besi satu," jelasnya.
Baca Juga: Ditanya Duet di Pilpres 2024, Sandiaga-Erick Thohir Tersenyum
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan