"YA AMPUN INI NGEWAKILIN BANGET MAU NAMBAHIN: Yah, Mah, jangan marah-marah terus. Aku juga punya hati. Aku juga bisa sakit hati. Bukan cuma kalian yang bisa ngerasain, tapi aku juga..." ungkap seorang warganet.
"Aku tu kadang nangis kalau udah dibanding-bandingin sama kakak :( Apa-apa selalu ngalah, kalau aku yang ngelakuin dimarahin, tapi kakak enggak. Apa emang anak ke-2 selalu ngalah ya? Ngalah ke kakak karena kakak lebih tua, ngalah ke adik alasannya adik masih kecil :) Capek aku," tambah yang lain.
"Ini mewakili aku sangat. Mau nambahin: Ayah, Ibu. Tolong jangan memaksa kami untuk menjadi sangat sempurna. Biarkan kami memilih jalan kami sendiri. Selagi itu masih hal wajar biarkan kami bebas," bunyi curhatan lainnya.
"Dear Papa Mama, tolong jangan langsung membandingkan ketika Mama Papa merasa takjub melihat betapa gemilangnya pencapaian anak orang lain. Sesungguhnya, aku juga sedang memperjuangkan sesuatu untuk kalian, walau di akhir pun rasanya tetap saja ada yang salah di matamu," komentar pengguna Twitter yang lain.
Berita Terkait
-
Tegas soal Kemandirian, Cara Angelina Jolie Didik 3 Putrinya Bisa Dicontoh
-
Bagaimana Membentuk Anak Jadi Netizen Unggul?
-
Cegah Anak Akses Konten Porno, Orang Tua Perlu Melek Teknologi
-
Pusing Bacanya, Curhatan Calon Guru Ini Bikin Kesal Warganet
-
Curhat Ditolak Cewek karena Tak Kuliah, Kisah Warganet Ini Viral
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran