Suara.com - Massa yang menggelar aksi di depan gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin melakukan aksi brutal. Mereka mulai melempari kayu ke arah gedung KPK.
Pantauan Suara.com di lokasi, massa terus berorasi dan berteriak di bagian luar depan gedung lembaga antirasuah itu. Sesekali, mereka merusak dan kawat besi berduri yang sudah dipasang.
Massa juga melempar kayu yang sudah dibakar ke bagian depan gedung KPK. Selain kayu, botol plastik dan benda lainnya juga ikut dilemparkan.
Beberapa orang memukul-mukul kayu ke tanah di depan polisi. Sementara kepolisian yang berjaga masih belum melakukan tindakan apapun.
Tidak terlihat persiapan menangani tindakan anarkis oleh pasukan huru-hara. Satuan petugas keamanan yang berasal Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polda Metro Jaya masih berjaga-jaga di depan gedung KPK.
Saat massa melempar benda, aparat kepolisian hanya menghindar dan tidak mengambil tindakan. Setelah lemparan berhenti, polisi kembali berjaga di depan lokasi aksi.
Berita Terkait
-
Beringas, Massa Coba Terobos Kawat Berduri: Bakar KPK Sekarang Juga!
-
Pendemo Pro UU KPK di Gedung Merah Putih Anarkistis, Rusak Kawat Duri
-
Beri Nilai Lebih Mahasiswa Berdemo, Dosen UMY: Jalanan juga Ruang Kelas
-
Terjunkan Personel di Uncen Jayapura, Polisi Klaim Permintaan Rektor
-
Setelah Dilempari Telur Busuk, Polisi Pasang Kawat Berduri di Gedung KPK
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan