Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengungkap alasannya mau masuk ke dunia pemerintahan. Pesan dari ibunya menjadi salah satu faktor pendukung.
Alasan Wishnutama ini terungkap saat ia hadir dalam acara Ini Talkshow Net TV yang tayang pada Jumat (8/11/2019).
Awalnya pembawa acara Andre Taulany bertanya, "Apa yang membuat Mas Tama akhirnya tertarik untuk terjun ke dunia pemerintahan?"
Wishnutama kemudian menjelaskan bahwa dunia media yang digelutinya selama ini sangat berbeda dengan dunia pemerintahan.
"Dunia yang saya jalani selama ini itu kan dunia yang penuh tawa, penuh keceriaan, fun, ya seperti kita tahu, segala sesuatunya lebih sederhana, lebih gampang, tidak ada birokrasi, mau ini mau itu sehari juga beres, tapi beda di pemerintahan," Wishnutama menjelaskan.
"Tapi, beyond that, di atas itu semua ini adalah masalah pengabdian. Ini adalah momen atau kesempatan buat saya, kenapa saya mau, kalau saya berbuat untuk ini, menerima tugas ini punya manfaat buat orang sebanyak-banyaknya," imbuh.
Wishnutama pun kemudian menceritakan bahwa ibunya sempat berpesan kepadanya untuk bermanfaat bagi banyak orang.
"Itu selalu jadi pesan ibu saya ke saya dari dulu, dari saya kecil, jadilah orang yang bermanfaat untuk orang banyak, dan mungkin itulah yang membuat semangat saya. Walaupun bukan hal yang gampang tapi karena cita-cita dan pesan orang tua saya itu membuat saya jadi begitu semangat," cerita Wishnutama.
Ia pun meminta doa dan dukungan dari teman-temannya agar dapat menjalankan tugas sebagai menteri dengan baik.
Baca Juga: Sandiaga Uno Protes Bekraf di Bawah Wishnutama
Sebelumnya, Wishnutama resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif dalam kabinet periode 2019-2024 pada Rabu (23/10/2019) di Istana Kepresidenan.
Wishnutama merupakan salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju yang berasal dari kalangan profesional.
Dari 38 nama yang diumumkan oleh Presiden Jokowi menjadi anggota Kabinet Indonesia Maju didominasi oleh para profesional sebanyak 22 orang. Sementara dari partai politik hanya 16 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS