Suara.com - Jagat media sosial dibuat heboh dengan video aksi beberapa anak kecil yang bermain lompat tali. Bukan menggunakan tali seperti bermain lompat tali pada umumnya, anak-anak tersebut menggunakan ular sebagai penggantinya.
Video berdurasi singkat tersebut diunggah melalui akun Twitter @ejakkulasi. Dalam video tampak 3 anak kecil yang bermain di depan rumah.
Ular yang cukup panjang di pegang oleh kedua anak kecil dan diayunkan ke udara. Sementara seorang anak kecil lainnya melompat-lompat saat ular pengganti tali tersebut diayunkan.
"Iya sih lompat tali, tapi masa pakai ular juga," cuit akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Jumat (15/11/2019).
Mereka tampak ceria saat memainkan permainan lompat tali sembari bernyanyi. Tidak ada rasa takut sama sekali saat memegang ular tersebut.
Saat ular diayunkan dan menyentuk ke tanah, ular tersebut tidak bergelar. Ular tersebut diduga telah mati sebelum dimainkan oleh anak-anak.
Video tersebut mendadak viral dan menjadi sorotan warganet. Bnayak warganet yang takut melihat aksi permainan anak-anak dalam video.
Namun, tak sedikit pula warganet yang mengecam aksi tersebut. Sebab, aksi itu merupakan bentuk kekerasan terhadap hewan.
"Voldemort akan murka melihat ini," kata @kiwippedia.
Baca Juga: Siswa SMA Tembaki Rekannya di Sekolah, Dua Tewas, Tiga Lainnya Luka-luka
"Inilah pentingnya mengedukasi anak tentang animal abuse, dari kecil dibiarin nanti gedenya jd tambah parah, animal abuse atau kekerasan terhadap makhluk hidup lainnya isn't a joke," cuit @itsblackkwidow.
"Cuma di Indonesia, ular yang berbahaya jadi nggak punya harga diri," ungkap @seduhanrindu.
"Dia yang main aku yang ngeri," tutur @aliasandij.
"Ya Allah kasihan ularnya kebanting-banting" kata @amidrgn.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH