Suara.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan tetap menindak tegas masyarakat yang memarkirkan kendaraannya sembarangan saat malam perayaan Tahun Baru 2020 di sepanjang Jalan Sudirman hingga Thamrin, Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan kendaraan yang melanggar tersebut akan diderek ke kantor Dishub terdekat.
"Kami sudah siapkan Mobil Derek di beberapa titik yang potensial akan dijadikan lokasi parkir liar,” kata Syafrin saat dihubungi, Selasa (31/12/2019).
Adapun petugas Dishub itu, kata Syafrin akan disebar di beberapa titik jalan alternatif menuju lokasi perayaaan Malam Tahun Baru 2020.
“Kawasan yang potensial (dijadikan parkir liar) sekitar jalan alternatif,” katanya.
Syafrin menuturkan pihaknya menidak tegas hal itu lantaran pihaknya sudah menyediakan sejumlah kantong parkir.
Berikut 37 kantong parkir yang disediakan saat perayaan malam tahun baru:
- Plaza Indonesia
- Wisma Nusantara dan Hotel Pullman
- Wisma Antara
- Jakarta Theater
- Gedung Jaya
- IRTI Monas
- Kompleks Gedung MidPlaza
- Plaza Permata
- Wisma Mandiri
- Plaza BII
- Menara Sudirman
- Gedung Artaloka
- Wisma BNI 46
- Menara BDN
- Menara Multimedia
- Poin Cafe
- Gedung Sapta Pesona
- Gedung Indosat
- Kementerian ESDM
- Wisma 46
- The City Tower
- Grand Indonesia
- UOB Plaza
- The Landmark
- Graha Mandiri
- Gajah Mada Plaza
- Duta Marline Plaza
- Monas Stasiun Gambir
- Gedung Sarinah
- Lembaga Ketahanan Nasional
- Perpustakaan Nasional
- Kemetrian Perdagangan
- UNIKA Atma Jaya
- Parkir Timur Senayan
- Kementerian RB
- Jalan Kebun Kacan On Street
- Jalan Imam Bonjol On Street
Berita Terkait
-
Bukan Senang-senang, Warga Tanah Abang Mengais Rezeki saat Malam Tahun Baru
-
130 Ribu Pengunjung Diprediksi Habiskan Malam Tahun Baru di TMII
-
Malam Tahun Baru, Tarif Parkir di Kebon Kacang Naik 2 Kali Lipat
-
Tahun Baruan di Ancol? Baca Dulu Skema Parkir yang Diterapkan
-
Cara Aman Tinggalkan Rumah saat Libur Tahun Baru
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan