Suara.com - Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan sebanyak dua orang warga negara Malaysia yang dievakuasi dari Wuhan Provinsi Hubei China positif terjangkit virus corona. Mereka dievakuasi, Selasa (4/2/2020) lalu.
Dengan penambahan kasus baru ini jumlah kumulatif terjangkit corona hingga sekarang adalah 12 kasus yakni lima kasus dari kalangan Patient-Under-Investigation (PUI) corona, lima dari kontak terdekat dan dua orang yang dibawa pulang misi kemanusiaan.
"Penambahan dua orang itu dilaporkan ke Crisis Preparedness and Response Center (CPRC) Rabu ini. Keduanya dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Tuanku Jaáfar Seremban dan dalam keadaan stabil," ujar Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad di Putrajaya, Rabu (5/2/2020).
"Dari jumlah tersebut sembilan kasus adalah warga negara China dan tiga adalah warga negera Malaysia," katanya.
Sedangkan dari 10 Januari hingga 5 Februari 2020 jam 10.00 pagi jumlah kumulatif kasus IPU corona adalah 257 orang di mana 161 orang warga negara Malaysia, 91 orang warga China dan masing-masing satu orang warga Australia, Republik Korea, Yordania, Brazil dan Thailand.
"Lima kasus telah dinyatakan positif, 235 negatif dan 17 kasus masih menunggu keputusan laboratorium," katanya.
Dia mengatakan sebanyak 25 kontak dekat yang baru tentang virus corona sudah dilaporkan hingga 5 Februari 2020 sehingga jumlah kumulatif kontak dekat yang dilaporkan pada 2020 hingga sekarang sebanyak 61 orang di mana lima orang positif dan 56 orang negatif. (Antara)
Berita Terkait
-
Singapura Tegaskan Tanggung Biaya Pengobatan WNI yang Terjangkit Corona
-
Ini Kesiapsiagaan PMI dalam Menghadapi Virus Corona
-
Gara-gara Virus Corona, LG dan ZTE Mundur dari MWC 2020
-
China Dilanda Virus Corona, Pedagang Bawang Putih di Indonesia Pusing
-
Imbas Wabah Virus Corona, Warga China Dilarang Berkunjung Ke Jateng
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!