Suara.com - Satu dari 69 WNI ABK Diamond Princess belum bisa dikarantina di Pulau Sebaru karena dinyataan suspect virus Corona alias Covid-19.
Juru Bicara Untuk Penanganan Covid-19 (Corona) Achmad Yurianto mengatakan itu kini dibawa RSUP Persahabatan Jakarta untuk diisolasi.
"Kami mencurigai kemungkinan suspect dia tertular COVID-19 dan sudah diisolasi di RS persahabatan," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020)
Yurianto menuturkan satu ABK tersebut dalam kondis fisik yang baik. Namun pihaknya mencurigai ABK tersebut suspect corona.
"Dari 69 ini ada satu yang kita pisahkan meskipun kondisi fisiknya baik. Tapi kita mencurigai kemungkinan suspect dia tertular covid 19 dan sudah diisolasi di RS persahabatan," kata dia.
Adapun 68 orang kata Yurianto kini sudah berada di Pulau Sebaru untuk menjalani masa karantina setelah dievakuasi dari Jepag.
"ABK Diamond Princess, jumlah 69 yang dijemput dan kemudian sekarang sudah berada di Sebaru," katanya.
Berita Terkait
-
Kenapa Anak-Anak Jarang Terinfeksi Virus Corona? Ini Kata Dokter Paru RSCM
-
Wabah Corona, Ekspor Masker dari Indonesia ke Luar Negeri Dihentikan
-
Herbal Antivirus, Sejauh Mana Kemampuannya Mencegah Corona Covid-19?
-
Selain Driver Ojol, PRT dan Sopir di Batam Diisolasi karena Suspect Corona
-
Jejak Virus Corona di Batam, dari Orang Singapura, Ojek Online Hingga PRT
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis