Suara.com - Pangeran Charles, putera Ratu Elizabeth dari Inggris, positif mengidap Covid-19, penyakit pernapasan akut yang disebabkan oleh virus corona baru Sars-Cov-2.
Kerajaan Inggris, seperti diwartakan BBC, Rabu (25/3/2020), mengatakan Pangeran Charles yang kini berusia 71 tahun itu mengalami beberapa gejala sakit ringan, tetapi masih dalam kondisi sehat.
"Sesuai dengan anjuran dokter serta pemerintah, Pangeran dan istrinya kini melakukan swakarantina di kediaman mereka di Skotlandia," bunyi keterangan resmi kerajaan seperti diwartakan The Guardian.
Di Kerajaan Inggris sendiri, per Rabu, jumlah kasus Covid-19 sudah mencapai 8.077 dan korban jiwa sebanyak 422 orang.
Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia diketahui lebih mematikan ketika menjangkit orang dengan usia lanjut. Tingkat kematian akibat Covid-19 untuk populasi usia di atas 70 tahun mencapai 20 persen.
Pangeran Charles sendiri merupakan anak tertua Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip. Ia memiliki dua orang putera, Pangeran William dan Pangeran Harry.
Berita Terkait
-
Al-Ittihad Incar Casemiro, Berpeluang Didapat Gratis Musim Depan
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Fantastis! Fans Inggris Harus Rogoh Rp200 Juta Lebih untuk Nonton Piala Dunia 2026
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal
-
Di Balik Cloud Storage, Ada Biaya Lingkungan yang Harus Kita Bayar
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Tak Masalah Dilaporkan ke Dewas KPK, Deputi Penindakan dan Eksekusi: Bentuk Kepedulian Masyarakat
-
Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!