Suara.com - Sebanyak tiga karyawan Indomaret asal Medan, Sumatera Utara, dan Kabupaten Aceh Tamiang dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh, dari sebuah hotel di Jalan Teuku Umar, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (25/3/2020).
Ketiga karyawan tersebut, masing-masing berinisial SS (25), berasal dari Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Kemudian MA (26), warga Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, serta WR (26) warga Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
“Benar, ketiga karyawan Indomaret yang baru tiba dari Sumatera Utara ini sudah dievakuasi ke Banda Aceh, setelah dijemput tim evakuasi,” kata Kepala Puskesmas Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat, Syarifah Nur, Rabu malam.
Menurutnya, ketiga pasien tersebut sebelumnya tiba ke Aceh Barat pada Selasa (24/3) dan datang ke Puskesmas Johan Pahlawan untuk berobat, dengan keluhan gangguan kesehatan, seperti demam, batuk dan pilek.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ketiga karyawan tersebut disarankan agar melakukan karantina mandiri.
Namun kemudian ketiga pasien ini dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, katanya.
Informasi yang diperoleh, ketiga karyawan tersebut sebelumnya menginap di tiga kamar di sebuah hotel di ruas Jalan Teuku Umar, Meulaboh.
Pada Rabu siang, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat sudah melakukan penyemprotan disinfektan di kamar yang disewa oleh ketiga karyawan tersebut, untuk dilakukan sterilisasi.
Sumber: Antara
Baca Juga: Lagi, Satu PDP Corona di Aceh Meninggal, Punya Riwayat dari Malaysia
Berita Terkait
-
Lagi, Satu PDP Corona di Aceh Meninggal, Punya Riwayat dari Malaysia
-
Namanya Tersebar, Warganet Sebut Ada Kebocoran Data Pasien Virus Corona
-
Khofifah Rencanakan Rapid Test Corona Bagi Pemudik dan Pekerja Migran
-
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, PPNI Sebut Ada RS Kekurangan Tenaga Medis
-
Masih Muda dan Bugar, Perempuan Ini Meninggal karena Corona Covid-19
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim